0 Poin
Gigi

Jaga Kebersihan dan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Cara Ini

Di peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional yang jatuh pada 12 September 2020 ini, kami tak bosan-bosannya mengingatkan kepada Anda untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut dengan baik. Sebab, kesehatan mulut yang terjaga dengan baik akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Kebersihan mulut yang baik diperlukan untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi. Ini tentunya melibatkan kebiasaan seperti menyikat gigi dua kali sehari dan melakukan pemeriksaan gigi secara teratur.

Namun, menjaga kesehatan mulut lebih dari sekadar mencegah gigi berlubang dan penyakit gusi. Penelitian telah menunjukkan bahwa ada hubungan antara kesehatan mulut seseorang dan kesehatan tubuh mereka secara keseluruhan. Para ahli menganggap masalah kesehatan mulut juga menjadi beban kesehatan global.

Tanpa perawatan, kerusakan gigi atau masalah gusi dapat menyebabkan rasa sakit, masalah kepercayaan diri, hingga gigi rontok. Lebih lanjut, masalah ini dapat menyebabkan malnutrisi, masalah bicara, dan berbagai tantangan lain khususnya dalam pekerjaan, sekolah, atau kehidupan pribadi seseorang.

Seseorang dapat mencegah masalah ini dengan senantiasa melakukan perawatan gigi yang tepat, baik di rumah maupun di klinik dokter gigi. Berikut ini adalah beberapa praktik terbaik yang dapat membantu Anda menjaga kesehatan gigi dan gusi.

Sikat gigi secara teratur dan tidak agresif

Kebanyakan orang sudah menyadari bahwa menyikat gigi dua kali sehari adalah salah satu hal terpenting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan mulut dan gigi, yakni dengan menghilangkan plak dan bakteri. Namun, hal ini baru akan bekerja maksimal, hanya jika Anda melakukannya dengan teknik yang benar.

Sikatlah gigi Anda dengan gerakan memutar untuk bagian depan, dan pastikan Anda juga menyikat bagian belakang gigi dengan baik dan benar. Jangan terburu-buru saat menyikat gigi Anda, biasakan untuk menyikat keseluruhan gigi selama 2 sampai 3 menit.

Menyikat gigi terlalu keras atau menggunakan sikat gigi berbulu keras hanya akan merusak enamel gigi dan melukai gusi. Efek buruk lainnya termasuk menjadikan gigi lebih sensitif, memberikan kerusakan permanen pada enamel gigi, dan lain-lain. Gunakanlah sikat gigi berbulu lembut dan ganti setiap tiga bulan sekali atau ketika sikat gigi sudah mulai rusak.

Bersihkan dengan benang gigi sekali sehari

Flossing dapat membantu menghilangkan plak dan bakteri dari sela-sela gigi, yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi. Ini juga dapat membantu mencegah bau mulut dengan menghilangkan kotoran dan makanan yang terperangkap di sela-sela gigi.

Sebagian besar ahli kesehatan gigi menyarankan untuk memasukkan benang gigi dengan lembut sampai menyentuh gusi sebelum akhirnya mulai membersihkan sela-sela gigi. Penting untuk tidak menjentikkan benang ke atas dan ke bawah di antara gigi, yang dapat menyebabkan rasa sakit dan tidak efektif dalam menghilangkan plak.

Rutin menggunakan obat kumur

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa obat kumur tertentu dapat bermanfaat bagi kesehatan mulut. Misalnya, satu ulasan menemukan bahwa obat kumur yang mengandung Chlorhexidine (Klorheksidin), bahan antibakteri, dapat membantu membersihkan plak dan mengatasi radang gusi. Obat kumur yang mengandung minyak esensial tertentu juga bisa efektif, dalam menjaga kebersihan dan kesehatan gigi.

Tapi, penting untuk diingat bahwa obat kumur tidak dapat menggantikan menyikat dan membersihkan gigi dengan benang. Jadi, berkumur dengan obat kumur hanya menjadi pelengkap saja, bukan prosedur pembersihan gigi yang utama.

Rutin memeriksakan gigi secara teratur

Para ahli merekomendasikan agar seseorang rutin menemui dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk menjalani pemeriksaan. Selama pemeriksaan gigi rutin, Anda bisa mendapatkan perawatan untuk membersihkan gigi dari plak serta karang gigi yang mengeras. Dokter gigi akan memeriksa apakah ada tanda-tanda gigi berlubang, penyakit gusi, kanker mulut, dan masalah kesehatan mulut lainnya. Hasil studi terbaru menegaskan bahwa anak-anak dan remaja harus ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk membantu mencegah gigi berlubang. Namun, orang dewasa yang telah mempraktikkan kebersihan gigi yang baik setiap hari dan memiliki risiko masalah kesehatan mulut yang rendah bisa memeriksakan kondisi mulut dan gigi mereka lebih jarang, misalnya 12 bulan sekali.

(Foto: runcorndental.com.au)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok