0 Poin
Kurang tidur

Ini yang Akan Terjadi jika Anda Kurang Tidur

Tidur merupakan salah satu hal penting yang harus Anda lakukan. Tubuh yang telah melakukan banyak pekerjaan sepanjang hari, membutuhkan istirahat yang baik. Sayangnya, masih banyak yang menyepelekan pentingnya tidur sehingga kerap mengabaikan waktu tidur mereka.

Mengabaikan waktu tidur dapat menyebabkan Anda kurang tidur. Jika hal ini terus dilakukan dan Anda cenderung menganggapnya sebagai suatu hal yang biasa, maka Anda tak perlu heran jika banyak penyakit mengintai Anda. Tidur merupakan salah satu kebutuhan tubuh yang tidak boleh diabaikan. Setiap harinya Anda harus tidur paling tidak 8 jam sehari.

Apa yang akan terjadi jika Anda sering kurang tidur?

Memengaruhi sistem kekebalan tubuh

Beberapa penyakit kronis terjadi ketika seseorang kurang tidur. Ini karena kurang tidur dapat menurunkan kekebalan tubuh Anda dalam melawan penyakit. Tingkat kekebalan tubuh yang rendah akan membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit atau infeksi.

Masalah jantung

Salah satu kondisi umum yang terjadi ketika Anda kurang tidur adalah masalah pada sistem kardiovaskular Anda. Ini karena kurang tidur dalam satu hari saja, sudah cukup untuk meningkatkan tekanan darah terlebih pada mereka yang memiliki hipertensi. Hipertensi sendiri diketahui merupakan faktor risiko dari serangan jantung.

Masalah di kulit

Saat kurang tidur, tubuh akan lebih meningkatkan pelepasan hormon kortisol, dan ini bisa menimbulkan banyak masalah. Kortisol dapat memecah protein kolagen di kulit, di mana protein ini memiliki banyak manfaat pada kulit termasuk mengencangkan dan menghaluskan kulit. Jika Anda terlalu sering kurang tidur, maka hal pertama yang akan terjadi adalah munculnya lingkaran gelap di bawah mata Anda. Dan jika Anda masih saja mengabaikan pentingnya waktu untuk beristirahat, kondisi kulit Anda akan bertambah parah, seperti kulit akan lebih mudah kering dan muncul kerutan atau keriput lebih cepat.

Obesitas

Obesitas juga bisa menjadi salah satu masalah yang terjadi akibat kurang tidur. Ada banyak aktivitas hormonal yang terjadi saat Anda sedang tidur, dan jika Anda terus-menerus mengabaikan waktu tidur, maka pelepasan hormon kortisol atau hormon stres akan meningkat, dan hormon pencernaan atau leptin justru akan menurun.

Kondisi stres dan keinginan untuk ngemil atau bahkan makan berat di malam hari, juga dapat memicu terjadinya diabetes tipe-2. Jadi, mulai perhatikan waktu tidur Anda.

(Foto: Getty Images/Neustockimages)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok