0 Poin

Ini Penyebab dan Cara Atasi Sakit Kepala setelah Bangun Tidur

Saat akhir pekan tiba, kebanyakan dari kita pasti berpikir untuk tidur lebih lama akibat kurangnya waktu tidur yang didapatkan di hari-hari kerja. Membalas dendam dengan tidur lebih lama di akhir pekan rupanya tidak disarankan, sebab ini akan membawa sejumlah masalah mengganggu kesehatan tubuh Anda.

Salah satu masalah yang kerap mengganggu setelah tidur dalam waktu yang cukup lama ialah sakit kepala. Tapi, bukan hanya sakit kepala, tidur terlalu lama juga dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, stroke, dan bahkan bisa berujung fatal jika kebiasaan buruk ini tetap dilakukan saat masalah-masalah kesehatan sudah menjangkiti tubuh Anda.

Untuk lebih jelasnya, berikut merupakan beberapa penyebab mengapa Anda merasakan sakit kepala setelah bangun tidur:

1. Fluktuasi pada serotonin

Salah satu alasan terjadinya sakit kepala setelah tidur yang lama adalah karena fluktuasi serotonin yang terjadi selama Anda tidur.

2. Rapid eye movement

Penyebab sakit kepala setelah bangun tidur selanjutnya adalah variasi dalam siklus rapid eye movement atau REM. Sakit kepala yang terjadi akibat kondisi ini biasanya adalah sakit kepala cluster atau migrain.

3. Sleep apnea

Sleep apnea adalah suatu kondisi di mana pernapasan seseorang menjadi lebih dangkal atau bahkan berhenti selama beberapa detik dan dapat berlanjut hingga beberapa menit. Tingkat oksigen yang lebih rendah di dalam tubuh dapat menyebabkan sakit kepala.

4. Depresi

Depresi juga menyebabkan seseorang terlalu banyak tidur. Pikiran yang selalu tertekan, sedih yang berlarut, serta perasaan kecil hati, cenderung membuat seseorang tidur lebih lama untuk mencari kedamaian. Menurunnya aktivitas fisik dan suasana hati, dapat menyebabkan rasa sakit di punggung, leher, dan kepala.

Setelah mengetahui apa saja yang menyebabkan sakit kepala setelah tidur terlalu lama, Anda bisa mencoba untuk mengatasi dan menghindari kondisi ini. Berikut adalah beberapa tips agar sakit kepala tak lagi mengganggu Anda seusai bangun dari tidur:

1. Memperbaiki waktu tidur

Anda harus cukup tidur dalam batas waktu yang telah direkomendasikan. Tidur yang cukup perlu dilakukan hanya dalam waktu sekitar 8-9 jam tidur. Mendapatkan cukup tidur setiap harinya, akan membuat Anda lebih aktif karena energi yang sudah cukup terisi. Secara perlahan, ubah dan perbaiki waktu tidur Anda, agar Anda tak lagi diserang sakit kepala yang mengganggu.

2. Hindari waktu tidur siang yang panjang

Tidur siang sangat baik dilakukan untuk mengisi ulang energi yang hilang setelah beraktivitas. Akan tetapi, hindari tidur siang yang terlalu lama, yakni sekitar 2-3 jam tidur siang, karena ini dapat menyebabkan sakit kepala yang sangat mengganggu. Melakukan power nap atau tidur siang selama 15-30 menit lebih disarankan untuk mengisi ulang energi Anda.

3. Ciptakan suasana dan lingkungan yang nyaman untuk tidur

Gunakan kasur dan bantal yang nyaman dan bersih untuk tidur, agar kualitas tidur Anda tidak terganggu. Jangan bekerja atau makan di atas tempat tidur, karena ini akan menyebabkan area sekitar tempat tidur Anda menjadi tak nyaman untuk ditiduri.

4. Lakukan latihan pernapasan dan meditasi sebelum tidur

Jika Anda tengah dirundung rasa cemas dan gelisa latihan pernapasan dalam atau bermeditasi selama beberapa menit sebelum tidur. Ini dapat membantu memberikan Anda tidur yang lebih berkualitas, sehingga Anda dapat terbangun dalam kondisi yang segar keesokan harinya.

(Foto: Gpoint Studio/Anna Bizon)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok