0 Poin

Ini Mitos Salah Kaprah Seputar Insomnia!

Di sekitar kita, selalu tersebar mitos seputar banyak hal. Anehnya, mitos-mitos ini lebih banyak dipercaya, padahal sudah jelas, bahwa mitos-mitos ini merupakan anggapan yang salah kaprah.

Salah satu mitos yang banyak beredar ialah seputar gangguan tidur. Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang memengaruhi banyak orang. Gangguan ini membuat seseorang kesulitan untuk tidur di malam hari, sehingga berakhir dengan terus terjaga sepanjang malam.

Saat seseorang mengalami insomnia, ini akan berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mentalnya. Penurunan energi, kualitas hidup, kinerja, kekebalan tubuh, dan bahkan terjadinya perubahan mood yang ekstrem, bisa dialami oleh mereka yang kerap insomnia.

Hal ini bisa semakin parah, jika para penderita insomnia mempercayai dan menyetujui mitos-mitos seputar insomnia. Memang, apa saja sih mitos yang beredar seputar insomnia?

Mitos: Insomnia adalah masalah kecil dan sepele

Jangan pernah menganggap enteng gangguan tidur, terutama insomnia. Ini karena gangguan tidur juga berpengaruh terhadap kesehatan tubuh Anda yang lain, baik itu fisik maupun mental. Jadi jika Anda merasa mengalami gangguan tidur, segeralah konsultasikan masalah ini ke dokter, terlebih jika ini sudah sangat mengangggu aktivitas sehari-hari bahkan kesehatan tubuh Anda.

Mitos: Anda bisa mengganti jam tidur yang hilang

Malam hari saat Anda tak bisa tidur, mengartikan bahwa Anda telah kehilangan waktu tidur yang berkualitas. Sayangnya, waktu tidur ini tidak bisa diganti dengan "membalas dendam" yakni tidur dalam waktu yang lama di akhir pekan atau hari libur lainnya. Tidur terlalu lama di akhir pekan tidak bisa menggantikan waktu tidur Anda yang hilang, ini malah akan merusak jam biologis dalam tubuh Anda. Kebiasaan ini juga akan membuat Anda lebih sulit tidur di malam hari. 

Mitos: Tidur siang bisa menjadi solusi insomnia

Tahukah Anda bahwa tidur siang memiliki efek yang berbeda di tiap orang? Ada orang yang rutin tidur siang namun tetap mudah untuk tertidur di malam hari, ada pula yang kesulitan untuk tidur di malam hari karena sudah menjalani tidur di siang hari. Untuk penderita insomnia, pada umumnya mereka akan merasa lebih sulit untuk tidur di malam hari jika mereka sudah melakukan tidur siang.

(Foto: carilionclinicliving.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di