0 Poin
Bernapas Dengan Mulut

Ini Bahayanya Bernapas dengan Mulut Terus-Menerus

Hidung tersumbat adalah salah satu gejala saat flu, pilek, atau bahkan Covid-19, yang bisa membuat tidak nyaman. Saat hal ini terjadi, mau tidak mau seseorang akan bernapas dengan mulut. Akan tetapi, bernapas melalui mulut bukan tanpa risiko, karena jika dilakukan terlalu sering, bisa berakibat bahaya untuk kesehatan. 

Saat Anda bernapas melalui hidung, udara akan melewati selaput lendir dan sinus,. Proses ini bisa menghasilkan oksida nitrat yang dibutuhkan tubuh untuk membantu fungsi otot polos, seperti jantung dan pembuluh darah. 

Bernapas melalui hidung tentu lebih aman, karena sebelum masuk ke dalam tubuh, udara akan disaring terlebih dahulu. Bernapas dengan hidung juga bisa membuat Anda memiliki lebih banyak oksigen dalam darah.

Sementara itu, saat Anda bernapas dengan mulut, udara akan masuk ke dalam tubuh tanpa melalui proses penyaringan. Tak heran jika udara yang masuk bisa bercampur dengan kotoran, bakteri, atau bahkan virus.

Bernapas dengan mulut juga dapat menyebabkan kelelahan, dan dalam beberapa situasi menyebabkan stres pada jantung dan paru-paru. Tak hanya itu, bernapas melalui mulut juga dapat mengganggu amandel dan kelenjar gondok, sehingga akan membuat sinus menjadi padat dan kemudian menyebabkan penyumbatan lebih lanjut pada saluran udara di bagian atas.

Bernapas dengan mulut juga bisa menyebabkan masalah pada kesehatan gigi dan mulut. Terlalu sering bernapas melalui mulut bisa mengeringkan rongga mulut dan menyebabkan penyakit gusi, kerusakan gigi, dan yang paling umum adalah bau mulut.

Cara kita bernapas memengaruhi tingkat karbondioksida di paru-paru dan darah.

Karbondioksida juga berperan penting dalam membantu mengatur kisaran pH yang sehat dari darah, sehingga memungkinkan asupan oksigen yang memadai ke jaringan tubuh dan otak. Saat seseorang tidak bernapas dengan benar, ini bisa mengurangi asupan oksigen yang diperlukan oleh tubuh.

Untuk itu, jangan biarkan bernapas dengan mulut menjadi kebiasaan yang sulit Anda lepaskan. Boleh saja memang melakukannya saat hidung tengah tersumbat, namun, setelah gejala membaik, segeralah kembali bernapas dengan hidung.

Jika gejala hidung tersumbat yang Anda alami sudah berlangsung terlalu lama, dan bahkan berulang kali terjadi, coba periksakan pada dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

(Foto: parents.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok