0 Poin
Benjolan Di Leher Yang Tidak Berbahaya

Ini 4 Benjolan di Leher yang Tidak Berbahaya

Beberapa orang mungkin menyadari adanya benjolan yang muncul di area lehernya. Jika Anda juga mengalami hal ini, maka Anda jangan dulu panik, karena ada beberapa benjolan di leher yang tidak berbahaya.

Beberapa kondisi benjolan yang muncul di leher mungkin berbahaya, karena bisa menjadi tanda adanya penyakit serius yang sedang dialami oleh seseorang. Akan tetapi, dalam banyak kondisi, ada pula benjolan di leher yang tidak berbahaya, misalnya saja jerawat dan iritasi. 

Berikut ini merupakan beberapa penyebab benjolan di leher yang tidak berbahaya, yakni:

Pembengkakan kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening memiliki fungsi membantu sistem kekebalan tubuh dalam menyingkirkan bakteri, virus, dan hal-hal lain yang menyebabkan penyakit. Kelenjar getah bening terkadang bisa membengkak, terutama jika tubuh sedang melawan infeksi.

Kelenjar getah bening yang membengkak bisa muncul di belakang leher. Ada juga kelenjar getah bening yang muncul di belakang telinga. Benjolan lunak seukuran kelereng ini bisa bergerak sedikit, ketika seseorang menyentuhnya.

Kelenjar getah bening bisa membengkak ketika ada infeksi. Biasanya kelenjar getah bening membengkak saat seseorang mengalami infeksi telinga. Akan tetapi, kelenjar getah bening juga bisa membengkak tanpa alasan yang jelas. Selama pembengkakan kelenjar getah bening menghilang, maka tidak perlu khawatir berlebihan.

Meski jarang terjadi, pembengkakan kelenjar getah bening bisa menandakan adanya masalah serius seperti kanker. Seseorang harus menemui dokter jika pembengkakan kelenjar getah bening tidak hilang setelah beberapa minggu.

Jerawat

Jerawat termasuk komedo, dapat menyebabkan munculnya benjolan dan pembengkakan di belakang leher.

Jerawat dapat muncul akibat keringat, bakteri, dan minyak yang menyumbat pori-pori. Meski jerawat umumnya terjadi pada remaja akibat perubahan hormonal, namun jerawat bisa dialami siapa saja dalam kelompok usia berapa pun.

Leher merupakan tempat yang umum untuk munculnya jerawat. Produk perawatan rambut, keringat, dan pakaian, dapat mengiritasi bagian belakang leher dan membuat jerawat semakin parah.

Jika jerawat sudah menjadi parah dan sangat menyakitkan, atau tak kunjung membaik meski Anda sudah menerapkan berbagai produk perawatan kulit, maka segera konsultasikan masalah ini dengan dokter spesialis kulit.

Kista

Kista adalah benjolan di bawah kulit yang mengandung protein keratin. Kista bisa tumbuh menjadi sangat besar. Sebagian besar kista tidak menimbulkan rasa sakit, namun jika terinfeksi, kista bisa menyerupai jerawat dalam ukuran yang besar. Kista bisa hilang timbul dengan sendirinya, atau terus membesar.

Bisul

Benjolan di leher yang tidak berbahaya lainnya adalah bisul. Meski tidak berbahaya, bisul bisa menyebabkan rasa sakit yang mengganggu. Bisul adalah infeksi lokal, artinya infeksi dapat terjadi hanya pada bisul, dan tidak memengaruhi area kulit di sekitarnya. kista, jerawat, dan folikel rambut yang tersumbat dapat terinfeksi dan berubah menjadi bisul.

(Foto: medicalnewstoday.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok