0 Poin
Isolasi mandiri

Ikuti Prosedur Yang Baik Dan Benar Saat Isolasi Mandiri di Rumah

Infeksi Virus Covid-19 membuat seseorang mengalami beberapa gejala beragam, mulai dari tanpa gejala, ringan hingga berat. Bagi yang tanpa gejala dan ringan, disarankan untuk menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah. Isoman sendiri dilakukan dengan tujuan agar tidak menularkan virus dan dilakukan minimal selama 10 hari.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito meminta masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 tidak bergejala atau bergejala ringan untuk menjalani isolasi mandiri yang baik dan benar. Serta melakukan tindakan sedini mungkin bagi anggota keluarga yang melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.

Dan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak bisa mendapatkan lagi fasilitas Isolasi terpusat dan kasus positif tanpa gejala atau bergejala ringan. Dalam melakukan Isolasi mandiri di rumah, juga perlu memerhatikan prosedur isolasi mandiri yang baik dan benar. 

"Apabila masyarakat tidak mungkin melakukan isolasi mandiri di rumah, maka dapat melakukan isolasi di tempat Isolasi terpusat yang disediakan pemerintah daerah masing-masing yang dibantu Pemerintah pusat," ucap Prof Wiku.

Persiapan Isolasi Mandiri sendiri bisa dimulai dengan Menyiapkan stok obat-obatan dasar seperti vitamin C, D, ZN (zinc) atau jenis obat-obatan lain sesuai anjuran dokter. Mempersiapkan alat-alat kesehatan dasar seperti thermometer atau alat pengukur suhu badan dan oxymeter yang mengukur saturasi oksigen, mempersiapkan masker dan cairan disinfektan yang dapat terbuat dari air dengan sabun atau deterjen maupun cairan disinfektan dalam jumlah yang cukup, mempersiapkan ruangan terpisah yang tidak terakses oleh anggota keluarga lainnya dan mempersiapkan daftar kontak orang terdekat dan terpercaya maupun hotline penting untuk kebutuhan darurat. 

Prof Wiku menuturkan, pasien positif COVID-19 yang menjalani isoman di rumah juga diminta memanfaatkan layanan gratis 11 telemedicine yang disediakan Kementerian Kesehatan. Namun saat ini, layanan masih meliputi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Depok dan Bekasi (Jabodetabek) dan akan diperluas lagi. 

Layanan gratis ini menyediakan jasa konsultasi dokter dan jasa pengiriman obat pokok secara daring bagi pasien Covid-19.

"Namun layanan ini dapat dimanfaatkan setelah pasien melakukan testing di laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan. Dan kedepan akan diperluas lagi," terang Prof Wiku.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok