0 Poin
Daging olahan

Hindari Konsumsi Daging Olahan saat Puasa

Anda mungkin baru saja menyelesaikan puasa seharian dan ingin mengisi kembali bahan bakar yang hilang. Makanan simpel seperti dendeng sapi, sandwich daging mungkin cukup memenuhi kebutuhan Anda. Tapi perlukah mempertimbangkan kembali sebelum mengonsumsinya?

Menurut sebuah studi baru di The American Journal of Clinical Nutrition, Anda mungkin perlu mengurangi konsumsi daging olahan. Para peneliti melihat data yang dikumpulkan dari lebih dari 134.000 orang di 21 negara yang melacak konsumsi daging dan penyakit kardiovaskular mereka selama lebih dari satu dekade.

Mereka menemukan bahwa mengonsumsi 150 gram atau lebih sedikit di atas lima ons  daging olahan per minggu dikaitkan dengan risiko penyakit jantung 46 persen lebih tinggi dan risiko kematian dini 51 persen lebih tinggi daripada mereka yang tidak makan daging olahan.

Salah satu batasan dalam penelitian ini adalah bahwa para peneliti tidak melihat pada apa yang dimakan oleh mereka yang mengonsumsi daging olahan rendah. Ada kemungkinan bahwa hasil kesehatan mereka yang lebih baik mungkin berasal dari makan sayuran dan biji-bijian diluar makan daging olahan.

“Daging olahan bisa dinikmati secukupnya, tapi bila memungkinkan, kita perlu berusaha mendapatkan sebagian besar nutrisi kita dari makanan utuh, termasuk daging yang belum diolah,” kata seorang ahli deit Kara Hoerr.

Zat aditif, seperti garam dalam jumlah tinggi, bisa menimbulkan masalah untuk tetap terhidrasi. Hoerr mengatakan ada makanan olahan yang bisa sangat bermanfaat. Misalnya, jika Anda sedang mengisi bahan bakar kembali seperti olahraga durasi panjang. Makanan makanan tersebut bisa menjadi pengecualian Anda mengisi bahan bakar agar dapat tetap ternutrisi.

"Karbohidrat dibutuhkan untuk mengisi kembali simpanan glikogen Anda dan memberikan energi untuk otot Anda yang bekerja," Hoerr lebih jauh menjelaskan.

Oleh karena itu penting membatasi makanan olahan atau kemasan dalam kehidupan sehari-hari tak terkecuali saat puasa. “Kudapan seperti kismis, kurma, kentang rebus, dan buah, yang semuanya dapat memberi Anda pengaturan ulang glikogen,” Hoerr menambahkan.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok