0 Poin

Hati-hati, Ini Bahaya Pemanis Buatan

Siapa tak suka rasa manis? Agaknya sangat jarang jika seseorang ada yang tidak menyukai makanan atau minuman yang memiliki rasa manis. Rasa manis memang sangat menyenangkan di mulut, namun, Anda perlu hati-hati juga untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Rasa manis bisa bersumber dari bahan alami atau pemanis buatan. Kebanyakan produk makanan dan minuman yang saat ini di jual di pasaran, lebih sering menggunakan pemanis buatan. Jika Anda termasuk seseorang yang doyan ngemil dan jajan makanan manis, maka Anda perlu berhati-hati. Pasalnya, mengonsumsi terlalu banyak pemanis buatan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Para peneliti telah menyimpulkan, bahwa pemanis buatan yang dikonsumsi berlebihan dapat membawa efek negatif pada tubuh manusia. Jika Anda ingin hidup sehat, maka pastikan untuk mulai mengurangi makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan.

Jika Anda masih kurang yakin, berikut beberapa bahaya pemanis buatan yang bisa menyerang tubuh Anda:

Kehilangan memori

Beberapa studi menunjukkan, rutin mengonsumsi minuman dengan pemanis buatan akan memicu terjadinya kerusakan pada sel-sel otak yang kemudian akan menyebabkan hilangnya memori. Para ahli juga telah membuktikan bahwa, penggunaan pemanis buatan secara berlebihan dapat memicu penyakit Alzheimer, yang mana penderitanya mengalami kondisi kehilangan memori.

Gangguan hormon

Mengonsumsi pemanis buatan setiap hari akan menimbulkan efek pada hormon insulin. Ketika lidah Anda terasa manis, dengan atau tanpa kalori, tubuh akan secara otomatis melepaskan hormon insulin sama halnya seperti saat Anda tengah mengonsumsi gula. Peningkatan insulin dapat memicu lonjakan gula darah yang akan menyebabkan Anda terus menerus merasa lapar dan ingin makan.

Memicu penyakit mental

Kesehatan mental juga dapat terpengaruh jika Anda terlalu banyak mengonsumsi pemanis buatan. Seseorang yang berjuang dengan gangguan bipolar akan mengalami perubahan mood yang sangat ekstrem. Mengonsumsi pemanis buatan dalam jumlah yang besar juga dapat memicu depresi, yang mengharuskan penderitanya mendapatkan perawatan medis.

Meningkatkan risiko  kanker

Berdasarkan penelitian, rutin mengonsumsi pemanis buatan akan meningkatkan risiko kanker darah atau bahkan kanker otak. Beberapa penelitian juga telah mengonfirmasi bahwa adanya hubungan yang kuat antara pemanis buatan dan beberapa penyakit kronis seperti penyakit ginjal, diabetes tipe-2, efek neurologis dan gangguan metabolisme.

(Foto: onf.coop)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok