0 Poin
Makanan Penyebab Stroke

Hati-Hati, 3 Jenis Makanan Ini Bisa Jadi Penyebab Stroke

Di antara semua faktor risiko stroke, mengubah kebiasaan makan adalah salah satu cara termudah untuk menurunkan risiko stroke, karena ini sangat berhubungan dengan berbagai faktor risiko lainnya, seperti kelebihan berat badan dan tekanan darah tinggi. Adakah makanan penyebab stroke yang harus dihindari?

Secara umum, dokter dan ahli gizi mungkin menyarankan seseorang dengan risiko tinggi stroke untuk menjalani pola makan yang tinggi buah dan sayuran, serta rendah lemak jenuh. Akan tetapi, di dalam pola makan tini, terdapat beberapa makanan, kelompok makanan, dan pola diet tertentu yang dapat meningkatkan atau menurunkan risiko stroke secara signifikan.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa makanan penyebab stroke yang harus dihindari:

Minuman dengan pemanis buatan

Terlalu banyak mengonsumsi gula, bisa mengarahkan Anda pada sejumlah penyakit, termasuk obesitas yang juga banyak menyerang orang-orang di usia muda. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis, tidak hanya membantu mengontrol berat badan dan mengelola diabetes, namun ini juga membantu menurunkan risiko stroke.

Terus-menerus mengonsumsi minuman dengan pemanis buatan seperti minuman bersoda, kopi susu kekinian, miniman boba, dan lain-lain, terbukti bisa meningkatkan risiko jantung dan stroke.

Makanan dengan kandungan lemak trans

Lemak sering kali menjadi pantangan dalam menjalani diet sehat. Akan tetapi, tak semua jenis lemak berbahaya. Lemak tak jenuh ganda seperti yang ditemukan dalam minyak ikan misalnya, justru dikenal luas dapat membantu menurunkan risiko stroke.

Sebaliknya, asupan lemak trans yang tinggi, yang biasanya terdapat dalam makanan-makanan tidak sehat, seperti junk food, kue-kue manis, dan lain-lain, telah terbukti dapat meningkatkan peradangan di seluruh tubuh, merusak lapisan dalam pembuluh darah, dan meningkatkan kadar kolesterol jahat yang sangat berbahaya bagi kesehatan jantung, dan dapat menjadi pemicu stroke.

Konsumsi daging terlalu sering

Mengonsumsi terlalu banyak daging olahan dan daging merah, bisa meningkatkan risiko stroke. Daging merah mengandung lemak jenuh dalam jumlah yang besar, yang telah dikaitkan dengan peningkatan kadar kolesterol yang tinggi. Ini merupakan salah satu faktor risiko dari stroke.

Sementara itu, daging olahan sering diproduksi dengan kadar garam yang tinggi, yang kemudian dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan kemungkinan terjadinya stroke.

Berikut contoh makanan penyebab stroke. Konsultasi keluhan mengenai masalah kesehatan Anda dengan dokter spesialis di aplikasi YesDok.

(Foto: Marketing Week)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok