0 Poin
Anak diabetes

Gejala Diabetes Tipe-1 pada Anak yang Harus Dikenali

Diabetes dapat menyerang siapa saja, termasuk pada anak. Diabetes tipe-1 umum terjadi pada anak. Ini merupakan suatu kondisi autoimun di mana sel beta pankreas dihancurkan, menyebabkan kurangnya produksi insulin dan membuat kadar gula darah anak menjadi tinggi. Diabetes tipe-2 juga bisa terjadi pada anak yang biasanya disebabkan oleh obesitas, namun prevalensinya lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa.

Diagnosis dini dan pengobatan awal pada anak dengan diabetes sangat penting. Diabetes tipe-1 menunjukkan gejala dengan cepat, sementara gejala diabetes tipe-2 berkembang perlahan seiring waktu. Orang tua harus mewaspadai gejala diabetes pada anak, yang kadang sulit untuk dideteksi.

Berikut ini beberapa gejala umum diabetes tipe-1 pada anak yang harus diwaspadai oleh orang tua:

Rasa haus berlebihan

Polidipsia atau rasa haus yang berlebihan bisa disebabkan karena diabetes insipidus pada anak. Pada tipe diabetes ini, terdapat ketidakseimbangan cairan dalam tubuh yang menyebabkan rasa haus yang berlebihan, meskipun Anda sudah banyak memberikannya minum.

Sering buang air kecil

Poliuria sering diikuti oleh polidipsia. Ketika glukosa dalam tubuh melonjak, ginjal memberi isyarat untuk mengeluarkan kelebihan glukosa dari tubuh melalui buang air kecil. Hal ini menyebabkan poliuria, yang pada gilirannya menyebabkan kebutuhan yang berlebihan untuk minum air atau polidipsia

Kelaparan ekstrem

Jika Anda melihat anak Anda selalu merasa lapar, bahkan asupan makanan yang berlebih juga tak mampu memuaskan rasa laparnya, konsultasikan segera dengan dokter, karena ini mungkin merupakan gejala diabetes. Tanpa insulin, tubuh tidak dapat menggunakan glukosa untuk pembentukan energi, dan kekurangan energi bisa menyebabkan rasa lapar meningkat.

Penurunan berat badan

Gejala diabetes tipe-1 lainnya pada anak-anak adalah penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan. Anak-anak yang menderita diabetes cenderung kehilangan banyak berat badan dalam waktu yang sangat singkat. Ini terjadi ketika pembentukan gula darah menjadi energi berkurang akibat produksi insulin yang rendah, tubuh kemudian mulai membakar otot dan menyimpan lemak untuk energi, menyebabkan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

(Foto: sciencemag.org)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok