0 Poin
Pasien kanker

Deteksi Dini Jadi Kunci Mencegah Kanker

Masalah kanker bukan hanya masalah di Indonesia saja, akan tetapi juga masalah di dunia karena angka pesakitan atau kematian cukup tinggi, terutama di negara berkembang. 

Menurut data GLOBOCAN 2020, kanker tertinggi di Indonesia didominasi oleh 2 yaitu kanker payudara dan kanker leher rahim/serviks, diikuti kanker paru dan kanker  kolerektum pada laki-laki.

Masalah kanker di Indonesia yang banyak terjadi adalah pasien datang pada stadium lanjut yang berdampak pada efektifitas pengobatan maupun pada kualitas hidup. 

Semuanya dapat saja dicegah dengan melakukan deteksi dini yang tentunya bisa menyelamatkan pasien dengan melakukan tata laksana yang tepat, pada waktu yang lebih cepat datang sehingga bisa menambah waktu kesembuhan dan hidup lebih berkualitas.

Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI mengatakan, Peringatan Hari Kanker Sedunia tahun ini, dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kolaborasi kita untuk memberikan apa yang menjadi prioritas dalam penanganan kanker saat ini. 

“Hal pertama yang dapat dilakukan adalah meningkatkan layanan primer kepada masyrakat dengan memberikan edukasi dan informasi yang benar. Selanjutnya melakukan upaya pencegahan dengan memberikan vaksinasi HPV dan hal yang ketiga adalah dengan menyiapkan Rumah Sakit rujukan dengan penguatan fasilitas melalui peralatan dan penangangan yang sesuai standard di seluruh Indonesia,” ucap dr Maxi.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. Dr. dr. Aru W. Sudoyo, SpPD-KHOM menuturkan Sejak pandemi kita berada dalam keadaan yang sama sekali tidak pernah terpikirkan sebelumnya yaitu kemajuan teknologi dan komunikasi, dimana hal ini membantu dan memudahkan kami dalam menyebarluaskan informasi kepada pasien kanker. 

“Melalui tema Close the Care Gap, kita harus bisa menutup kesenjangan perawatan kanker, bukan hanya sekedar fasilitas akan tetapi juga informasi dan edukasi. Saat ini yang menjadi masalah di negara kita adalah kurangnya kesadaran deteksi dini, yang menyebabkan angka kanker meningkat,” terang Prof Aru.

(Foto : pixabay)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok