0 Poin
begadang

Dampak Pandemi, Banyak Orang Menunda Waktu Tidur

Selama pandemi dan menjalani Work From Home atau WFH banyak orang menghabiskan waktu dengan gadget mereka. Hal ini karena keterbatasan sosialisasi secara langsung dan hampir semuanya dilakukan secara virtual. Namun sayangnya, kebiasaan ini memberikan dampak buruk yaitu bermain gadget sampai larut malam hingga begadang.

Kebiasaan tersebut dikenal dengan sebutan Revenge Bedtime Procrastination alias penundaan waktu tidur sebagai balas dendam untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan diri lantaran tidak punya waktu luang di siang hari. Menurut World Economic Forum, selama bekerja dari rumah pada 2020, diketahui 31 juta pekerja dari 21 ribu perusahaan memiliki kerja yang lebih panjang hingga memicu stres dan terganggunya waktu tidur.

Revenge Bedtime Procrastination akan menyebabkan masalah karena setiap orang membutuhkan waktu tidur yang cukup dan kebiasaan ini secara tidak langsung akan memangkas jam tidur Anda menjadi lebih sedikit atau berkurang. Jika terjadi terus menerus maka akan berdampak pada kesehatan Anda. Satu malam begadang mungkin hanya akan membuat Anda pusing, namun lama kelamaan bisa memengaruhi kesuburan Anda.

Selain itu, efek sampingnya adalah perubahan suasana hati, sulit konsentrasi, tekanan darah tinggi, masalah memori, penambahan berat badan, serta meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung. Untuk mencegah Revenge Bedtime Procrastination, Anda harus menciptakan kebiasaan tidur yang baik. Adapun caranya sebagai berikut seperti dilansir dari Satgas Covid-19:

  1. Waktu tidur dan bangun yang konsisten setiap hari termasuk hari libur.
  2. Hindari mengonsumsi kopi atau kafein pada sore atau malam hari.
  3. Berhenti menggunakan gadget 30 menit sebelum tidur untuk menghindari blue light dari layar gawai yang dapat mengecoh otak untuk berpikir masih siang hari.
  4. Pasang notifikasi screen time pada gawai untuk mengingatkan jam tidur.
  5. Lakukan rutinitas sebelum tidur yang membuat diri rileks seperti meditasi atau membaca buku.

(Foto: well good)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok