0 Poin
Dampak Buruk Paparan Sinar Biru Layar Gadget

Dampak Buruk Paparan Sinar Biru Layar Gadget

Saat ini gadget tidak bisa lepas dari genggaman tangan baik anak-anak hingga orang dewasa. Banyak diantara kita yang menghabiskan banyak waktu untuk menatap layar gadget sepanjang hari. Baik untuk pekerjaan, main games ataupun scroll media social. Sinar biru layar gadget ternyata berbahaya dan berdampak buruk bila terpapar terlalu lama.

Sinar biru gadget atau dikenal dengan blue light menjadi hal berbahaya bagi kesehatan bila terpapar terlalu sering apalagi di malam hari. Itu kenapa, para ahli menyarankan waktu maksimal anak bermain gadget sekitar 1-2 jam per hari. Sedangkan pada remaja hingga orang dewasa disarankan sekitar 4-5 jam per hari. Berikut ini dampak buruk terlalu sering terpapar sinar biru layar gadget:

Mengganggu produksi hormon melatonin

Kecanduan gadget bisa menyebabkan anak mengalami kurang tidur. Bahkan parahnya lagi dapat mengganggu produksi hormon tidur atau melatonin. Hormon melatonin ini yang membantu untuk tidur dan menimbulkan rasa kantuk. Sayangnya, saat menggunakan gadget tersebut akan seseorang akan merasa kurang mengandung. Hal ini karena hormon melatonin merespon paparan sinar gadget dan menganggapnya sebagai siang hari.

Memicu kerusakan retina

Salah dampak buruk terbesar dapat menimpa kesehatan mata. Siapapun yang terlalu sering terkena paparan sinar biru gadget dapat mengalami gangguan kesehatan pada mata. Misalnya kerusakan retina, mata kering, mata mudah lelah dan gangguan penglihatan.

Menyebabkan permasalahan kulit

Selain berdampak pada kesehatan mata, sinar biru gadget juga bisa menyebabkan permasalah kulit yang parah. Diantaranya kerutan wajah terutama bagian bawah dagu dan leher, jerawat, dan kulit pucat. Perlu diketahui bahwa gelombang cahaya pada gadget ini bisa menembus lebih dalam ke lapisan kulit dibandingkan sinar UV matahari. Jangan gunakan gadget dua jam sebelum tidur dan pastikan tubuh Anda selalu terhidrasi sepanjang hari.

Cahaya biru yang dikeluarkan dari gadget sangat berbahaya apalagi jika seseorang sudah ketergantungan gadget. Dampak buruknya akan lebih mudah menyerang terutama pada anak. Dimana pigmen pelindung pada mata si kecil belum berkembang sepenuhnya dan tidak dapat menyaring cahaya yang masuk.

 (Foto: huffpost)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok