0 Poin
Cradle Cap, Kerak Kepala Bayi dan Cara Membersihkannya

Cradle Cap, Kerak Kepala Bayi dan Cara Membersihkannya

Melihat si kecil lahir dan tumbuh dengan baik adalah dambaan semua orang tua. Hal yang tidak normal pada si kecil tentu membuat semua orang tua khawatir. Salah satunya adalah munculnya cradle cap atau kerak di kepala bayi. Apa itu cradle cap dan berbahayakah? 

Cradle cap atau kerak kepala merupakan kondisi kesehatan kulit yang umumnya terjadi pada bayi. Bentuknya berupa sisik atau kerak berwarna putih atau kuning pada kulit kepala bayi. Kerak kepala ini sekilas mirip dengan ketombe bayi dan tambalan kulit yang keras. Cradle cap dapat terjadi akibat dari produksi minyak yang berlebihan oleh kelenjar kulit di sekitar folikel rambut. 

Gejala utama kerak kepala ini adalah sisik pada kulit kepala. Gejala cradle cap tidak menyebabkan bau, rasa gatal maupun nyeri pada kulit kepala si kecil. Cradle cap ini biasanya bersih sendiri dalam beberapa bulan. Cradle cap pun dapat hilang secara permanen diantara usia 6 bulan hingga 1 tahun. Kerak kepala ini dapat hilang seiring menghilangnya pengaruh hormon ibu. Selain itu, kerak pada kulit kepala si kecil juga bisa disebabkan oleh pertumbuhan jamur di kulit kepala yang tidak normal hingga infeksi bakteri. Berikut ini cara menghilangkan cradle cap pada kepala bayi seperti melansir dari Perdoski:

Menggunakan sampo

Anda bisa menggunakan sampo khusus bayi untuk membantu menghilangkan kerak. Atau, Anda dianjurkan menggunakan sampo obat untuk membantu melepaskan kerak pada kasus yang berat. 

Menggunakan minyak

Anda juga bisa mengoleskan kepala bayi dengan beberapa minyak seperti minyak zaitun atau minyak kepala biarkan selama 15 menit atau semalaman. Lalu bersihkan dengan keramas dan sikat dengan sisir khusus bayi yang lembut. 

Menggunakan baby oil

Bila kerak kepala si kecil mengeras, Anda bisa menggunakan baby oil atau petroleum jelly agar kerak sedikit melunak. Diamkan beberapa saat lalu keramasi kepala si kecil seperti biasa. 

Kasus dermatitis seboroik ini dapat muncul kembali meski sudah dibersihkan. Karena kelenjar minyak yang terus memproduksi minyak secara berlebihan. Kerak pala yang harus diwaspadai bila terlihat nanah atau darah yang keluar dari kerak kepala. Bayi tidak nyaman, rewel dan menimbulkan gatal yang luar biasa. Jika kerak kepala Jika gejala kerak kepala ini disertai keluhan tersebut sebaiknya konsultasikan lebih lanjut ke dokter kulit agar segera mendapatkan penanganan yang tepat. 

(Foto: raising children network)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok