0 Poin
Cegah Osteoporosis

Cegah Osteoporosis dengan Aktif Berolahraga dan Nutrisi Seimbang

Osteoporosis terjadi ketika proses pengikisan tulang dan pembentukan tulang menjadi tidak seimbang. Sel-sel yang menyebabkan pengikisan tulang (osteoklas) mulai membuat kanal dan lubang dalam tulang lebih cepat daripada kerja sel-sel pemicu pembentukan tulang (osteoblas) yang membuat tulang baru untuk mengisi lubang tersebut, sehingga tulang mengalami penurunan densitas massa tulang dan perburukan mikroarsitektur tulang, sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah.

Prof. DR. dr. Ichramsjah A. Rachman, Sp.OG (K) mengatakan bahwa pengeroposan tulang terjadi pelan sekali selama bertahun-tahun. Selama proses itu, tidak timbul keluhan dan kelainan bentuk, tetapi tulang itu tiba-tiba saja retak atau patah. 

"Jika memang selamat dari patah, pada saat usia lanjut, jadi sering merasa ngilu di seluruh tulangnya. Begitu diperiksa, baru diketahui bahwa tulangnya keropos. Osteoporosis bisa menyebabkan dampak yang serius, karena berpotensi memberikan beban signifikan pada kualitas hidup yang membuat aktivitas sehari-hari seperti makan, berpakaian, berbelanja, atau mengemudi menjadi sulit," papar Prof. Ichramsjah.

Seiring bertambahnya usia, penurunan kepadatan massa tulang pasti terjadi, puncak kepadatan tulang sendiri ada di usia 20-an. Adapun setelah memasuki usia 30-an ke atas, kepadatan massa tulang akan menurun. Oleh karena itu, upaya pencegahan sebaiknya sudah dimulai ketika memasuki usia 30-an.

Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan rutin beraktivitas fisik. dr. Antonius Andi Kurniawan, SpKO, dokter spesialis kedokteran olahraga, mengatakan bahwa aktivitas fisik perlu dilakukan minimal 30 menit setiap harinya. 

“Saat berolahraga, kita membangun otot dan daya tahan, sekaligus membangun dan mempertahankan jumlah dan ketebalan tulang atau kepadatan massa tulang. Bukan hanya itu, kesehatan jantung pun juga bisa dijaga dengan rutin melakukan aktivitas fisik ini. Jenis latihan yang tepat untuk mencegah risiko osteoporosis adalah yang bersifat menahan beban (Weight-bearing), ketahanan (resistance), dan fleksibilitas,” jelasnya.

Dengan aktivitas fisik 30 Minutes Everyday tentunya akan membangun tulang yang sehat dan akan berpengaruh kepada otot dan kesehatan jantung yang baik, dan tentunya diperlukan nutrisi setiap hari untuk mendukung aktivitas fisik tersebut.

Selain melakukan aktivitas fisik, dokter spesialis gizi klinik, dr. Putri Sakti, M.Gizi, SpGK, AIFO-K, juga mengatakan bahwa pola hidup sehat dengan nutrisi yang seimbang juga perlu dilakukan. 

Tingkat keparahan pengeroposan tulang bisa dihambat dengan meningkatkan asupan makanan bergizi, khususnya yang mengandung kalsium dan vitamin D. Kedua nutrisi ini penting untuk membantu pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang. 

Selain itu, untuk membantu kesehatan tulang yang baik tentunya diperlukan kekuatan otot dan kesehatan jantung yang baik, dimana tulang otot dan jantung adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. 

“Maka diperlukan nutrisi setiap hari untuk menjaga hal tersebut seperti nutrisi tinggi kalsium dan vitamin D, serta yang mengandung ekstrak buah zaitun untuk mencegah osteoporosis sekaligus menjaga kesehatan jantung dan menangkal radikal bebas. Hentikan juga rokok dan alkohol karena keduanya bisa merusak sel-sel tulang,” terang dr. Putri.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok