0 Poin
Nyeri sendi

Cara Tepat Penanganan Nyeri Sendi

Nyeri sendi adalah rasa sakit dan ketidaknyamanan pada sendi, yang merupakan jaringan yang membentuk hubungan dan membantu pergerakan antar tulang. Kondisi ini dapat dialami oleh siapapun, baik muda maupun usia tua. 

Sendi sendiri menjadi bagian penting yang dapat membantu anggota tubuh bergerak. Jika seseorang mengalami nyeri pada persendian, atau yang biasa dikenal sebagai artralgia, maka tentu akan mengganggu dalam melakukan aktivitas sehari-hari. 

Jika terjadi kerusakan akibat penyakit atau cedera, maka gerakan akan terganggu dan menyebabkan banyak rasa sakit.  

Penyebab nyeri sendi

Penyebab nyeri sendi sangatlah bervariasi. Hal ini bisa terjadi karena peradangan, cedera, patah tulang, proses degenerative, gangguan suplai pembuluh darah, dan lain-lain.

Berikut ini beberapa penyebab nyeri sendi yang paling umum terjadi: 

Cedera

Cedera adalah penyebab umum nyeri sendi. Kondisi ini dapat terjadi karena penggunaan atau upaya berlebihan pada sendi atau dari benturan yang menyebabkan patah tulang, keseleo, atau tegang.

Sebagai contoh, cedera lutut yang umum adalah kerusakan pada anterior cruciate ligament  (ACL) alias ligamen lutut anterior atau depan. Orang yang bermain olahraga tertentu, seperti sepak bola, bola basket, atau sepak bola, sangat berisiko mengalami cedera ACL.

Infeksi virus

Beberapa infeksi dapat menyebabkan nyeri sendi seperti, virus hepatitis C (HCV). Jadi, nyeri sendi sangat umum bagi orang dengan HCV untuk memiliki penyakit rematik terkait, termasuk nyeri pada persendian.

Selain virus hepatitis C, virus demam berdarah dengue, chikungunya, atau rubella juga bisa tiba-tiba menyerang seluruh sendi di tubuh sehingga menimbulkan rasa nyeri. 

Radang sendi

Radang sendi atau Arthritis menjadi penyebab nyeri sendi lainnya.  Hampir setengah orang dewasa dengan arthritis melaporkan nyeri sendi yang persisten. 

Adapun jenis radang sendi berdasarkan penyebabnya,  antara lain:

  • Osteoartritis (OA)
  • Rheumatoid arthritis (RA)
  • Encok
  • Radang sendi septik

Berikut sejumlah langkah pengobatan nyeri sendi: 

  • Penanganan fase akut ditujukan untuk meminimalkan efek peradangan dan mengontrol nyeri, dengan mengikuti prinsip PRICE (Protection, Relative rest, Ice, Compression, Elevation).  Lalu, akan diberikan obat anti radang dan terap dingin.
  • Alat bantu jalan seperti cane, cruth, dan walker juga mungkin akan digunakan untuk mengurangi beban tekanan pada sendi. Sepatu dengan alas khusus dan alat penyanggah sendi (korset, brace) diberikan untuk mengoreksi ketidakseimbangan biomekanik yang tidak dapat dikoreksi oleh program peregangan dan penguatan yang spesifik.
  • Olahraga dapat membantu mendapatkan kembali kekuatan dan fungsi seperti berjalan, berenang, atau latihan aerobik. 
  • Perubahan gaya hidup dan penurunan berat badan untuk mengurangi ketegangan pada sendi. 
  • Perawatan topikal, seperti salep atau gel yang dapat dioleskan ke kulit di atas area sendi yang terkena, juga dapat membantu meringankan rasa sakit.  
  • Pembedahan dapat menjadi pilihan jika nyeri sendi berlangsung lama dan tidak berkurang dengan obat-obatan atau terapi fisik dan olahraga.

(Foto : medicalnewstoday)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok