0 Poin

Cara Sehat Meredam Amarah

Banyak hal yang dapat memancing emosi dan amarah setiap orang. Mulai dari hal yang sepele hingga masalah besar. Setiap orang juga berbedabeda dalam mengekspresikan amarahnya.

Menurut Matthew Lieberman, seorang ahli saraf dari UCLA, sebenarnya ada cara yang lebih baik dalam memanifestasikan rasa marah. Bahkan, prosesnya ini berhubungan dengan kesehatan mental ataupun fisik.

Untuk itu yang perlu Anda lakukan adalah meredam amarah secepat mungkin agar tidak menjadi lebih fatal lagi. Karena saat emosi dan amarah memuncak biasanya tekanan darah akan meningkat karena jantung memompa lebih cepat dan tak beraturan. Sehingga bisa menimbulkan sakit kepala, nyeri di dada, dan sesak napas.

 Sadar atau tidak, amarah yang berlebihan memang dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Maka Anda perlu meredam amarah dengan cara yang sehat bukan dengan melampiaskan dengan tambah marah-marah. Berikut cara sehat meredam amarah, diantaranya:

Tarik napas

Tariklah napas dalam-dalam saat Anda merasa sangat marah. Hal mudah ini sangat mujarab untuk meredamkan emosi. Robert Nicholson, Ph.D., asisten dosen di Saint Louis University, Amerika Serikat, menyatakan saat marah tubuh menjadi tegang. Sehingga tubuh perlu direlakskan. Dengan menarik napas dapat memasokan oksigen lebih banyak ke dalam tubuh membantunya untuk melepaskan ketegangan.

Menekan titik tertentu pada tubuh

Saat Anda marah, semua saraf dan otot menjadi tegang. Ketegangan tersebut harus segera diakhiri. Menurut Daniel Hsu, seorang ahli akupunktur dan pengobatan tradisional di New York menyatakan, menekan titik tertentu di tubuh bisa merilekskan sistem saraf. Anda hanya perlu menekan titik-titik utama di kepala, wajah, dan tangan yang dekat dengan kumpulan saraf selama 10 detik dan ulangi untuk menghilangkan amarah.

Olahraga ringan 

Cara meredam amarah bisa dilakukan dengan olahraga ringan. Olahraga ringan tersebut seperti berjalan sejenak atau bergerak menjauhi sumber masalah. Berjalan kaki dapat membantu memancing tubuh melepaskan hormon endorfin atau yang disebut dengan hormon bahagia.

Memberi waktu pada diri sendiri

Saat semua hal terlihat menyebalkan cobalah untuk memberikan waktu diri sendiri. Misalnya mendengarkan musik favorit yang menenangkan. Sehingga tubuh juga secara tidak langsung mengikuti ritmenya. Hal ini dapat menormalkan detak jantung. 

(Foto: pixabay)

TAG TERKAIT
YesDok
konsultasi
tanyadokter
dokter
BukanDokterDokteran
DokterBeneran
Meredam amarah
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di