0 Poin
Cara Merawat Bekas Luka Caesar yang Bernanah

Cara Merawat Bekas Luka Caesar yang Bernanah

Banyak ibu yang berkecil hati saat harus melakukan Tindakan operasi Caesar untuk melahirkan buah hati. Omongan miring tersebut tentu menyakitkan untuk ibu yang baru melahirkan. Padahal bagaimanapun proses melahirkan tentu sama-sama berisiko dan tidak mengurangi nilai perjuangan seorang ibu. Salah satu tantangan ibu yang melahirkan secara caesar adalah merawat bekas luka yang berisiko tinggi mengalami komplikasi seperti bernanah.

Munculnya nanah pada luka Caesar bisa menandakan adanya infeksi. Infeksi pada luka bekas caesar umumnya disebabkan oleh bakteri seperti bakteri staphylococcus, streptococcus dan pseudomonas. Bakteri tersebut menginfeksi dengan berbagai cara, bisa melalui alat-alat operasi yang tidak steril hingga kebersihan tangan tenaga medis yang melakukan operasi. Kuman juga dapat menginfeksi melalui udara, kuman yang berada di kulit dan ada di dalam organ tubuh.

Risiko bernanahnya luka bekas caesar bisa meningkat pada seseorang yang merokok, menderita kanker, diabetes, sistem kekebalan tubuh yang lemah. Pada orang berusia lanjut, menjalani prosedur operasi lebih dari dua jam dan operasi darurat.

Gejala bekas luka caesar bernanah adalah timbulnya ruam kemerahan pada luka operasi, rasa sakit, perih, terasa panas, disertai demam. Selain itu, luka operasi terbuka, mengeluarkan bau tidak sedap, mengeluarkan nanah dan terjadi pembengkakan. Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut, jangan ragu untuk segera memeriksakannya ke dokter.

Sebagai Langkah pertolongan pertama agar luka bekas Caesar tidak semakin berbahaya, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  1. Menjaga luka tetap dalam keadaan kering dengan menggunakan perban bersih saat mandi dan rutin mengganti perban.
  2. Jangan mengeluarkan nanah secara paksa atau memencetnya.
  3. Anda dapat mengompres bagian luka dengan kain dan air hangat selama 30 menit.
  4. Mengoleskan salep antibiotic sesuai dengan anjuran dokter dan petunjuk kemasan.
  5. Hindari melakukan kegiatan berat yang berpotensi menekan luka Caesar seperti mengangkat barang berat, menggunakan pakaian ketat, menyetir kendaraan. Serta perhatikan posisi saat Anda berhubungan seksual.
  6. Terakhir, Anda bisa menggunakan jasa konsultasi dokter 24 jam di aplikasi YesDok. 

(Foto: she birth bravely)


 

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok