0 Poin
Cara Menghilangkan Ngorok dengan Mudah Saat Tidur

Cara Menghilangkan Ngorok dengan Mudah Saat Tidur

Ngorok atau mendengkur adalah situasi dimana Anda mengeluarkan suara saat tidur. Biasanya ngorok terjadi karena rasa lelah setelah seharian beraktivitas. Banyak orang sering menyepelekan kondisi ini, meskipun berdampak mengganggu keluarga hingga mereka menjadi sulit tidur saat berdekatan dengan Anda. 

Secara teknis, ngorok adalah suara yang keluar karena adanya hambatan udara pada mulut dan hidung. Akibatnya, jaringan pada hidung, mulut, dan tenggorokan mengalami getaran dan bertabrakan. Sehingga suara dengkuran terdengar seperti berderak dan mendengus. Setelah bangun tidur, efek dari ngorok adalah tenggorokan kering dan tubuh terasa cepat lelah dan pusing.

Secara medis, kondisi ngorok sering dikaitkan dengan sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan pernapasan yang menyebabkan penderitanya tercekik atau henti napas setiap tertidur. Sleep apnea sendiri jika dibiarkan dalam waktu lama akan berdampak ke penyakit tertentu, seperti hipertensi, stroke, hingga serangan jantung. 

Berikut cara yang dapat menghilangkan ngorok.

1. Tidur dengan posisi miring

Anda perlu tahu jika tidur dengan posisi telentang menyebabkan lidah bergerak ke bagian belakang tenggorokan, yang sebagiannya akan menghalangi aliran udara melalui tenggorokan. 

Oleh karena itu, Anda direkomendasikan untuk tidur dengan posisi miring untuk mencegah ngorok. Dengan posisi ini, udara akan mengalir dengan mudah saat tidur yang dapat mengurangi suara dengkuran. 

2. Tidur cukup

American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society merekomendasikan Anda untuk tidur cukup dengan durasi 7-9 jam sehari bagi orang dewasa. 

Kurang tidur menyebabkan Anda mendengkur lebih kencang dan sering. Hal tersebut dikarenakan kondisi otot-otot tenggorokan yang membuat pernapasan Anda terhambat. 

3. Tidur dengan posisi kepala sedikit terangkat 

Tidur dengan posisi kepala yang sedikit terangkat dapat mengurangi dan mencegah ngorok agar saluran udara tetap terbuka. Anda bisa menggunakan bantal dengan ketinggian yang dapat disesuaikan untuk mengurangi ngorok ini. 

4. Menggunakan nasal strip 

Nasal strip adalah salah satu alat yang bisa Anda gunakan untuk mencegah ngorok. Anda tempatkan nasal strip ke pangkal hidung untuk menambah ruang untuk udara masuk.

5. Hindari konsumsi alkohol dan obat penenang sebelum tidur

Selain mengganggu kualitasnya, mengkonsumsi alkohol dan obat penenang sebelum tidur menyebabkan ngorok yang cukup sering. Alkohol membuat otot-otot tenggorokan menjadi kendur. 

Berdasarkan studi oleh Annie Britton yang dimuat Healthline pada tahun 2020, meminum alkohol sebelum tidur berpengaruh pada fase REM (Rapid eye movement) yang lebih pendek. REM sendiri adalah fase tidur dimana terjadi pembentukan memori dan mimpi. 

(foto: central park dentistry)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok