0 Poin
Bukan Jerawat Biasa, Kenali Jerawat Akibat Jamur

Bukan Jerawat Biasa, Kenali Jerawat Akibat Jamur

Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang biasa dialami oleh siapapun, baik wanita dan pria. Tidak heran jika jerawat menjadi musuh bagi semua orang, apalagi jerawat ini bisa tumbuh dimana saja. Misalnya wajah, leher, bahu, dada, punggung dan lengan atas. Tapi pernahkah mendengar jerawat yang muncul akibat jamur?

Dalam dunia medis, jerawat yang timbul akibat jamur disebut dengan Malassezia Folliculitis (MF). MF merupakan peradangan yang terjadi pada kelenjar sebum yang disebabkan oleh jamur golongan Malassezia. Jamur ini dapat ditemukan pada sekitar 75-98% kulit orang sehat. Jika pertumbuhan jamur ini jumlahnya semakin banyak saat remaja hingga dewasa seiring berkembangnya kelenjar sebum, serta dipicu oleh berbagai faktor pencetus. Maka dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit kulit seperti jerawat, ketombe dan penyakit jamur panu dan MF.

Menurut beberapa penelitian menyebutkan MF banyak ditemukan pada usia sekitar 12-62 tahun. Dengan rata-rata usia yang rentan terkena MF pada usia 26 tahun. Area yang sering kali muncul MF yakni pada area punggung bagian atas, dada, bahu dan lengan atas. Tidak seperti jerawat biasanya, MF jarang muncul pada bagian wajah. Kemuncul MF id bagian wajah pun sering kali disalah artikan sebagai jerawat biasa atau akne.

Lalu, Apa Penyebab Munculnya MF?

Jerawat akibat jamur ini bisa dicegah dengan mengetahui apa saja penyebabnya. Faktor pencetus munculnya MF yakni beberapa kondisi kesehatan seperti diabetes melitus, infeksi HIV, kehamilan, kanker, mengonsumsi obat-obatan dalam jangka Panjang. Selain itu, lingkungan dengan kelembaban tinggi dapat meningkatkan risiko munculnya MF. 

Cara Membedakan Malassezia Folliculitis dan Jerawat BIasa

Malassezia Folliculitis biasanya muncul dengan beberapa keluhan. Meliputi rasa gatal, bintil merah, plentingan berisi nanah berukuran 2-3 mm dengan cekungan di bagian tengah. Keluhan ini memang hampir mirip dengan tanda pada jerawat biasa atau bahkan infeksi folikel rambut. Sehingga membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Sementara untuk mengatasinya Malassezia Folliculitis perlu menggunakan obat-obatan dari dokter. Biasanya pasien akan mendapatkan pengobatan anti jamur selama sebulan. 

(Foto: japan IPL)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok