0 Poin
Bolehkah Ibu Hamil Menggunakan Sex Toys?

Bolehkah Ibu Hamil Menggunakan Sex Toys?

Perubahan hormonal selama kehamilan dapat berdampak pada tubuh ibu hamil begitu juga memengaruhi gairah seksnya. Libido selama kehamilan dapat berubah-ubah dan membuat gairah seks ibu hamil naik dan turun. Biasanya gairah seks ibu hamil cenderung mengalami peningkatan di trimester pertama dan ketiga. Lalu, untuk memuaskan gairah seks bolehkah ibu hamil menggunakan seks toys?

Selama masa kehamilan hormon estrogen, progesteron, kortisol dan testosteron ikut mengalami peningkatan. Hormon-hormon tersebut dapat berpotensi mendongkrak sensitivitas seksual pada ibu hamil. Namun, tidak perlu malu, karena peningkatan gairah seks selama masa kehamilan memang mungkin terjadi dan merupakan hal yang wajar. 

Sementara aktivitas seksual bukan hanya soal berhubungan intim. Untuk dapat memuaskan gairah seks, ibu hamil juga dapat melakukannya dengan menggunakan sex toys. Mungkin beberapa ibu hamil khawatir saat menggunakan sex toys yang dianggap berbahaya. Padahal sex toy bisa menjadi alat bantu seks bagi pasangan suami istri bahkan ibu hamil. Penggunaan sex toys pada ibu hamil sejauh ini dinilai cukup aman selama alat yang digunakan dalam kondisi baik dan bersih, selain itu, pastikan sex toys terbuat dari bahan yang aman untuk ibu hamil.

Cara menjaga agar sex toys tetap bersih dan aman digunakan oleh ibu hamil adalah rutin membersihkan seks toys sebelum atau sesudah digunakan. Jika sex toys menggunakan baterai hindari mencucinya dengan air mengalir. Ibu hamil cukup mencucinya dengan cara di lap menggunakan kain yang dibasahi air dan sabun atau alkohol 70%. Begitu pun sebaliknya, jika sex toys tidak menggunakan baterai, ibu hamil wajib mencuci alat bantu seks tersebut dengan sabun dan air panas. Bilas sex toys hingga bersih kemudian keringkan. Simpanlah sex toys di tempat yang bersih, kering dan aman dari jangkauan anak-anak. Jika perlu menggunakan tempat khusus dalam penyimpanannya.

Penggunaan sex toys atau berhubungan intim selama masa kehamilan tetap diperbolehkan. Asalkan kehamilan dalam kondisi sehat, tidak terdapat komplikasi. Sehingga seks yang dilakukan selama masa kehamilan tidak mengganggu tumbuh kembang janin dalam kandungan. Berhubungan intim saat hamil justru dapat memberikan manfaat yang baik bagi ibu hamil. Diantaranya dapat melancarkan sirkulasi udara dan membantu mempercepat proses persalinan.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok