0 Poin
Masalah usus besar

Bisakah Kolitis Ulseratif Ditangani dengan Pengobatan

Kolitis ulseratif (UC) adalah kondisi peradangan kronis yang terjadi pada usus besar (kolon) dan rectum. Tidak ada obat yang diketahui dapat menyembuhkan kolitis ulseratif. Satu-satunya obat adalah operasi untuk mengangkat seluruh usus besar.

Sayangnya, operasi ini bisa berisiko bagi sebagian orang. Dibutuhkan perawatan lain tersedia untuk meminimalkan gejala penyakit secara signifikan dan membantu mengurangi UC dalam jangka panjang. Lantas apakah kolitis ulserativa bisa disembuhkan?

Disfungsi sistem kekebalan dapat menjadi penyebab potensial UC, begitu juga dengan pola diet dan stres yang buruk. Respon imun yang abnormal terhadap patogen yang menyerang dapat menyebabkan kerusakan pada usus.

Faktor gen juga dapat berkontribusi pada perkembangan UC, karena penyakit ini lebih sering terjadi pada orang dengan riwayat keluarga. UC dapat berkisar dari penyakit yang melemahkan hingga menyebabkan komplikasi yang fatal. Gejala dapat bervariasi, tergantung pada tingkat peradangan.

Mayoritas penderita UC cenderung mengalami gejala ringan hingga sedang, seperti:

• Diare

• Nyeri rektal dan perdarahan

• Sakit perut

• Kelelahan

• Urgensi untuk buang air besar

Dalam sejumlah kecil kasus, orang dengan UC dapat mengalami komplikasi parah, seperti perdarahan hebat, perforasi kolon, masalah kulit dan mata, keganasan kolon, dan trombosis.

Ada berbagai faktor yang dapat menentukan apakah obat tertentu bisa efektif untuk mengobati UC:

Asam salisilat 5-amino (5-ASA).

Obat yang biasa digunakan adalah sulfasalazine, mesalamine, balsalazide, dan olsalazine. Obat 5-ASA khusus yang diresepkan untuk orang dengan UC tergantung pada area usus besar yang terpengaruh oleh kondisi tersebut.

Kortikosteroid.

Kortikosteroid, seperti prednison dan budesonide, adalah pengobatan lain untuk UC. Obat-obatan ini menyebabkan efek samping yang signifikan bila digunakan dalam waktu yang lebih lama, sehingga hanya digunakan untuk penyakit sedang hingga berat.

Imunomodulator.

Obat-obatan ini meminimalkan peradangan dengan mengontrol respons imun. Beberapa contoh umum termasuk siklosporin, yang hanya digunakan dalam waktu singkat, serta azathioprine dan mercaptopurine. Kedua obat ini dapat menyebabkan efek samping di hati dan memerlukan pemantauan ketat oleh dokter.

Penghambat JAK dan biologis

Kedua obat ini tergolong baru di dunia kedokteran. Tapi obat ini dipercaya memblokir enzim yang dapat memicu peradangan.

Mengobati UC dapat membantu meminimalkan risiko komplikasi serius, termasuk pendarahan hebat hingga pelebaran usus besar. UC dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa. Anda perlu mengenali gejala berikut untuk perawatan lebih lanjut:

• sakit perut yang parah

• demam tinggi

• distensi abdomen

• dehidrasi

• penurunan frekuensi buang air besar secara tiba-tiba

Bagaimana prospek seseorang dengan kolitis ulserativa?

Kolitis ulserativa dapat ditangani dengan pengobatan. Biasanya tidak akan mengubah harapan hidup kebanyakan orang. Kebanyakan orang dengan UC mengalami flare gejala akut selama hidup mereka. Tapi dengan pengobatan, penyakit ini bisa meredakan gejalanya.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok