0 Poin
Gargle

Berkumur Saat Sahur dan Berbuka Efektif Cegah Gangguan Mulut dan Tenggorok

Pada saat puasa, risiko kontaminasi kuman penyebab infeksi tenggorok maupun daerah mulut menjadi lebih tinggi karena berkurangnya produksi air liur yang berperan sebagai antiseptik alami dalam mulut. 

Dengan berkurangnya produksi air liur, mulut menjadi lebih kering sehingga kuman lebih gampang berkembang biak sehingga risiko infeksi meningkat. 

Gangguan infeksi ini dapat menyebabkan bau mulut, sariawan, sakit tenggorok bahkan mengalami influenza saat puasa. 

Untuk menjaga kesehatan rongga  mulut dan tenggorok, salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan berkumur/gargle menggunakan antiseptik 2 kali sehari untuk mengendalikan pertumbuhan bakteri, virus dan jamur di daerah mulut dan tenggorok. 

Perlu diketahuiPada saat puasa, jumlah air liur di mulut kita berkurang karena adanya kekurangan asupan cairan, sehingga kontaminasi bakteri dan virus menjadi semakin mudah terjadi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya lapisan air liur di mulut kita yang seharusnya dapat melawan bakteri. 

Oleh karena itu, kesehatan daerah mulut harus lebih diperhatikan dengan mencermati jenis makanan yang dikonsumsi saat puasa dan juga menjaga kondisi flora bakteri baik yang normal terdapat dalam mulut. 

Jenis-jenis makanan yang dapat menimbulkan gangguan mulut dan tenggorok seperti makanan berminyak, berlemak dan berkadar gula tinggi harus dikurangi konsumsinya. Selain itu, pencegahan juga dapat dilakukan dengan melakukan gargle dari rongga mulut sampai pangkal tenggorok menggunakan obat kumur antiseptik.

Ketika risiko infeksi meningkat seperti pada saat sakit atau ketika flora mulut terganggu, melakukan gargle dengan Povidone-Iodine terbukti secara klinis dalam dapat membunuh kuman penyebab gangguan tenggorok dan mulut juga mencegah penyebarannya. 

Berdasarkan hasil riset, melakukan gargle selama 30 detik menggunakan cairan antiseptik Povidone-Iodine dapat menjaga flora normal daerah rongga mulut dan tenggorok. 

Pada saat bulan puasa masyarakat direkomendasikan untuk melakukan gargle 2 kali sehari, yakni saat Sahur setelah selesai makan dan sebelum tidur untuk mengurangi risiko pertumbuhan jamur, bakteri dan virus di daerah mulut dan tenggorok.

(Foto: Freepik/eddows-animator)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok