0 Poin

Beragam Kenikmatan Labu untuk Kesehatan

Labu menjadi salah satu sayuran yang kaya akan nutrisi dan berfungsi sebagai makanan yang rendah kalori. Labu dianggap sebagai sayuran, tetapi secara ilmiah, mereka sebenarnya buah karena mereka memiliki biji. Namun dalam hal nutrisi, labu lebih seperti sayuran.

Dengan vitamin A, E, C, dan kalium yang cukup, buah ini menawarkan banyak manfaat kesehatan. Satu cangkir labu yang diiris hanya mengandung 30 kalori dengan 7 gram karbohidrat dan 1 gram protein.

Satu ons biji labu mengandung 5 gram serat, yang mengisi perut dan meningkatkan berat badan. Di bawah ini tercantum beberapa keuntungan yang didapat dari mengkonsumsi labu.

Perlindungan Terhadap Radikal Bebas

Penyebaran radikal bebas dapat menyebabkan penyakit kronis yang berasal dari stimulasi stres oksidatif. Labu kaya akan antioksidan dan membantu mengandung penyakit seperti kanker dan penyakit jantung.

Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian yang dilakukan pada manusia, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa antioksidan seperti alpha-carotene, beta-carotene dan beta-cryptoxanthin mencegah radikal bebas yang merusak kesehatan.

Mengurangi Risiko Kanker

Karotenoid dikenal mampu melindungi tubuh dari berbagai jenis kanker karena senyawa memiliki fungsi antioksidan. Satu ulasan dari 13 studi menggambarkan bahwa mengonsumsi banyak alfa-karoten dan beta-karoten menurunkan risiko kanker lambung secara signifikan. Ini juga menurunkan risiko kanker tenggorokan, payudara dan kanker pankreas.

Melindungi Sistem Kekebalan

Labu kaya akan vitamin C yang berguna untuk melindungi sistem kekebalan tubuh dalam suhu dingin. Peptida terkandung dalam biji labu, dan efek antimikroba juga membantu melindungi sistem kekebalan tubuh.

Beta-karoten dikonversi menjadi vitamin A. Satu cangkir labu matang mengandung 254 persen dari asupan harian yang diperlukan (RDI) vitamin A, yang melawan infeksi kandung kemih dan ginjal.

Meningkatkan Penglihatan

Kekurangan vitamin A menyebabkan kebutaan dan masalah terkait mata lainnya. Beta-karoten dalam labu memasok tubuh dengan vitamin A yang cukup untuk meningkatkan penglihatan juga.

Dalam tinjauan khusus dari 22 studi, para ilmuwan mengatakan bahwa orang yang secara teratur mengonsumsi proporsi tinggi beta-karoten diketahui mengurangi risiko katarak, yang mengarah ke kebutaan.

Mencegah Diabetes

Karena rendahnya kalori dan kandungan seratnya, penurunan berat badan tidak bisa dihindari, salah satu faktor utama untuk menghindari diabetes tipe 2.

Labu tanpa gula tambahan dapat bermanfaat bagi orang yang mencoba mengendalikan diabetes atau mempertahankan gula darah normal. Fitokimia fenolik dapat berguna untuk menjaga kadar gula darah tetap terkendali dan akibatnya mengurangi risiko diabetes.

(Foto: Unsplash)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok