0 Poin
Benjolan Payudara Saat Menyusui, Tanda Bahaya Bukan?

Benjolan Payudara Saat Menyusui, Tanda Bahaya Bukan?

Benjolan pada payudara memang menakutkan bagi wanita. Benjolan ini juga kadang muncul pada payudara ibu menyusui. Haruskah ibu menyusui khawatir jika terdapat benjolan pada payudara? Lalu apa penyebab benjolan tersebut muncul?

Benjolan pada payudara saat menyusui sebenarnya tidak selalu menjadi tanda bahaya. Benjolan ini bisa muncul akibat tersumbatnya saluran ASI ataupun peradangan pada jaringan payudara atau disebut dengan mastitis. Benjolan pada payudara saat menyusui bisa dicegah jika ibu menyusui melakukan pelekatan yang benar dan menyusui si kecil lebih rutin. 

Benjolan akibat penyumbatan saluran ASI ini dapat menyebabkan benjolan empuk dengan ukuran sekecil kacang polong hingga buah plum. Biasanya munculan benjolan akibat penyumbatan ASI ini disertai pula dengan lepuhan putih kecil di daerah puting. Penumpukan ASI yang tersumbat ini juga terkadang membuat payudara bengkak.

Payudara yang bengkak ini gejalanya keras, kencang dan nyeri. Bahkan bila diraba terasa benjolan kecil di sekitar ketiak. Benjolan ini jika dibiarkan terus menerus dapat menyumbat ASI dan memicu munculnya mastitis. Pada kondisi mastitis, terjadi penebalan jaringan atau benjolan di payudara. Ibu menyusui yang mengalami mastitis bisa merasakan demam, sakit kepala dan menggigil.

Benjolan payudara saat menyusui juga bisa disebabkan oleh abses atau benjolan bernanah yang membengkak dan nyeri. Anses ini adalah kondisi yang berkembang dari mastitis. Abses pada ibu menyusui harus segera ditangani, dokter biasanya akan melakukan USG untuk mendiagnosis abses dan langkah untuk mengeringkan abses.

Benjolan payudara saat menyusui adalah hal yang wajar dan tidak membutuhkan penanganan khusus. Namun, bila benjolan payudara mengganggu proses menyusui, mak asebaiknya ibu menyusui segera memeriksakan kondisi tersebut. Selain dengan memperbaiki posisi menyusui untuk mencegah benjolan pada payudara, ibu menyusui juga sebaiknya melakukan kompres payudara dengan air hangat.

pijat payudara dari atas putting secara perlahan dengan mendorong kelenjar susu sampai puting. Dan, sementara waktu menghindari menggunakan bra. Usahakan untuk tidak menggunakan pakaian ketat yang dapat menghambat aliran ASI.

(Foto: thomson medical)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok