0 Poin
daging nabati

Benarkah Daging Nabati jadi Pilihan yang Lebih Sehat?

Seperti yang kita ketahui bersama, mengonsumsi daging merah terlalu banyak memiliki efek yang kurang baik untuk kesehatan. Maka dari itu hadir solusi daging plant-based atau biasa disebut juga sebagai daging nabati.

Tetapi pertanyaannya, seberapa sehatkah produk tersebut? Sebuah studi baru menemukan, daging nabati mungkin lebih sehat secara keseluruhan daripada daging sebenarnya, tetapi mereka juga bisa lebih tinggi gula sementara kekurangan beberapa nutrisi yang kita dapatkan dari daging.

Studi ini diterbitkan di Nutrition & Dietetics, tim peneliti melihat lebih dekat kualitas nutrisi dari daging nabati yang tersedia di supermarket besar di Australia dibandingkan dengan produk daging yang sebenarnya.

Banyak orang yang mencari cara untuk mengurangi konsumsi daging memilih alternatif nabati, yang pada dasarnya diciptakan untuk meniru daging. Produk-produk ini semakin populer dalam beberapa tahun terakhir.

Untuk memperjelas masalah ini, para peneliti menilai 790 produk di berbagai kategori seperti burger, bacon, dan daging dengan kue. Dari produk yang mereka uji, 132 berbahan dasar tumbuhan atau plant-based, sedangkan 658 berbahan dasar daging. Mereka menilai ini dengan melihat faktor-faktor seperti protein, energi, lemak jenuh, natrium, dan gula total per 100 gram produk.

Secara umum, mereka menemukan bahwa produk daging nabati memiliki "profil nutrisi yang lebih sehat" daripada daging asli, menurut The George Institute. Misalnya, mereka memiliki lemak jenuh rata-rata yang lebih rendah dan natrium yang lebih rendah juga, sementara seratnya lebih tinggi dari pada daging. Produk tersebut juga memiliki kandungan protein yang serupa.

Namun, daging nabati memiliki kandungan gula total yang lebih tinggi. Selain itu, kedua produk tersebut memiliki "proporsi produk ultra-olahan yang serupa", dengan persentase 84% untuk daging nabati dan 89% untuk daging.

Mengenai kandungan nutrisinya, hanya 12,1% dari daging nabati yang diperkaya dengan mikronutrien esensial - seperti zat besi dan seng - yang didapat orang dari daging.

"Sampai kita tahu lebih banyak tentang dampak kesehatan dari daging nabati dan memiliki rekomendasi tentang cara memasukkannya sebagai bagian dari diet seimbang yang sehat, yang terbaik adalah memakannya secukupnya bersama dengan protein nabati lainnya seperti roti kacang, falafel dan tahu, atau jika Anda bukan vegetarian atau vegan, daging tanpa lemak dan makanan laut yang belum diproses (bisa dijadikan pilihan)," kata kata Dr. Daisy Cole dari George Institute.

YesDok menyediakan dokter profesional yang memungkinkan Anda berkonsultasi dari mana saja dan kapan saja. Konsultasi keluhan mengenai masalah kesehatan Anda dengan dokter spesialis di aplikasi YesDok.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok