0 Poin
DEMAM BERDARAH

Benarkah Angkak Efektif Sembuhkan DBD?

Kasus Demam Berdarah (DBD) di Indonesia terbilang cukup tinggi. Daerah beriklim tropis ini menjadi salah satu faktor berkembangnya nyamuk yang membawa virus DBD. DBD bukanlah penyakit baru, bahkan beberapa orang percaya menyembuhkan DBD dengan menggunakan bahan alami seperti angkak atau beras ragi merah. Benarkah angkak efektif dalam meningkatkan trombosit dan menyembuhkan DBD?

Menurut Prof. Zubairi, sebenarnya tidak masalah memberikan segala jenis makanan apapun pada pasien DBD seperti angkak, madu, jus jambu hingga air kelapa. Karena sebagian besar demam berdarah akan sembuh dengan sendirinya mirip kasus OTG atau orang tanpa gejala pada Covid-19. Dengan artian, bukan berarti makanan yang disarankan untuk menyembuhkan DBD seperti angkak tidak berpengaruh.

“Karena diberikan apapun juga akan pulih. Mau itu gudeg, rebung, lasagna atau makanan lainnya juga akan sembuh. Apalagi yang mengandung elektrolit seperti jeruk dan air kelapa,” jelas Prof. Zubairi dalam akun instagramnya.

Hingga saat ini pun belum ada penelitian yang menunjukkan angkak efektif dalam menaikkan trombosit pada tubuh. “Kalau mau uji klinik, berikan saja pada orang yang kondisi demam berdarahnya parah. Trombosit kurang dari 20 ribu, baru kemudian bisa terbukti bahwa ada gunanya atau tidak,” tambahnya.

Mengenai kriteria pasien DBD yang bisa sembuh sendiri, Prof. Zubairi menjelaskan bahwa sebagian besar pasien demam berdarah, khususnya yang trombositnya masih diatas 100 ribu tidak perlu dirawat dan akan sembuh sendiri. Namun semuanya harus berdasarkan diagnosis dokter tentunya secara menyeluruh tidak parsial.

Sementara pasien DBD yang wajib mendapatkan perawatan intensif adalah pasien yang trombositnya dibawah 100 ribu. Serta mengalami gejala demam yang naik turun tidak kunjung membaik, albumin kurang dari 5 gram, kebocoran plasma dan timbul edema paru. Pasien DBD yang termasuk gawat darurat harus diidentifikasi dulu yang melibatkan beberapa variabel diagnostik. Seperti tingkat hemokonsentrasi, konsentrasi albumin, tingkat hipoalbuminemia, jumlah trombosit, rasio AST dan lainnya.

“Tentu semua ini harus dikonsultasikan kepada dokter. Sebab demam berdarah tidak cuma masalah trombosit, namun melibatkan juga variabel lainnya,” jelasnya.

(Foto: institute of tropical disease)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok