0 Poin
mata

Bahaya Paparan Sinar Ultraviolet untuk Mata

Atmosfer bumi menghalangi sebagian besar radiasi UV dari matahari. Namun tetap ada sebagian kecil yang radiasi UV yang mampu melewati atmosfer bumi dan memberikan efek positif dan negatif pada manusia.

Namun kali ini kita akan membahas sisi negatifnya. Tepatnya adalah bahaya sinar ultraviolet terhadap mata. Berikut penjelasannya:

Fotokeratitis

Kondisi mata pertama yang bisa timbul akibat bahaya paparan sinar ultraviolet adalah fotokeratitis atau keratopati ultraviolet. Fotokeratitis adalah pembengkakan atau peradangan pada kornea, yang merupakan penutup depan mata yang bening. 

Seseorang dapat mengalami banyak gejala seperti kemerahan, penglihatan kabur, sobek, sensitivitas cahaya, atau nyeri umum pada mata. 

Ini biasanya merupakan kondisi sementara tetapi memerlukan pengobatan dengan antibiotik dan tetes air mata buatan untuk membantu. Kompres dingin juga dapat digunakan untuk membantu mengatasi ketidaknyamanan.

Pinguecula

Kondisi mata kedua yang dapat diakibatkan oleh paparan sinar matahari disebut pinguecula. Ini muncul sebagai area putih atau kuning terangkat atau benjolan di dalam konjungtiva, yang merupakan lapisan agar-agar yang menutupi bagian putih mata tepat di luar bagian berwarna. 

Ini sangat umum terjadi pada mereka yang tinggal di daerah yang sangat cerah atau bahkan lingkungan yang sangat kering, berpasir, atau berdebu. 

Ini bukan sesuatu yang hilang begitu muncul dengan sendirinya, tetapi dapat diobati jika menjadi merah atau bengkak dengan berbagai obat tetes mata. 

Orang dengan kondisi ini harus fokus memakai kacamata hitam atau kacamata untuk perlindungan dari sinar matahari, angin, pasir, atau debu agar tidak bertambah parah.

Pterigium

Kondisi mata ketiga disebut pterigium. Dengan paparan sinar matahari yang berkelanjutan, pinguecula dapat tumbuh dari bagian putih mata ke kornea, yang merupakan bagian depan mata yang jernih. 

Jika ini terus tumbuh, dapat menyebabkan jaringan parut pada kornea, yang dapat menyebabkan kehilangan atau distorsi penglihatan permanen. 

Jika pterigium berkembang, maka pembedahan diperlukan untuk mengangkatnya untuk menyelamatkan penglihatan. Ini adalah prosedur yang agak kontroversial, karena pterigia memiliki tingkat kekambuhan yang tinggi setelah pengangkatan. 

Namun, ada beberapa kemajuan baru-baru ini untuk membantu mengurangi kekambuhan dengan menggunakan jaringan mata lain atau berbagai senyawa/agen selama prosedur pengangkatan.

Perlu disebutkan bahwa meskipun Pingueculas dan Pteryhium terkait, mereka dapat terjadi secara terpisah. Perlindungan dari paparan sinar matahari merupakan pencegahan terbaik.

Katarak

Kondisi mata keempat dari paparan sinar matahari jangka panjang (kita berbicara bertahun-tahun paparan sinar matahari), adalah katarak. 

Meskipun diperkirakan bahwa kita semua akan mengalami katarak dari waktu ke waktu jika kita hidup cukup lama, ada bukti bahwa mereka yang sering terpapar sinar matahari, seperti yang berada di dekat khatulistiwa, akan mengembangkannya lebih cepat. 

Penelitian juga menunjukkan bahwa mereka yang makan makanan sehat sayuran berdaun hijau, buah-buahan, dan antioksidan, dan bukan perokok mengurangi kejadian katarak. Kacamata hitam UV400 direkomendasikan untuk perlindungan matahari terbaik.

Degenerasi Makula

Kondisi mata kelima yang dapat terjadi akibat paparan sinar matahari dalam jangka panjang adalah kerusakan jaringan retina atau degenerasi makula. Retina adalah lapisan berlapis banyak bagian dalam mata. Daerah dekat pusat retina disebut makula. 

Makula adalah tempat kita mendapatkan penglihatan sentral dan area yang memberikan penglihatan paling jelas. Pada degenerasi makula, komposisi jaringan di dalam makula mulai berubah. 

Hal ini menyebabkan hilangnya penglihatan sentral yang mengakibatkan penglihatan kabur dan akhirnya ruang kosong dalam penglihatan. Kondisi ini biasanya berkembang perlahan, tetapi dapat berkembang lebih cepat dalam beberapa kasus. 

Ini paling sering terjadi pada mereka yang berusia 50 tahun atau lebih, dan ada bukti bahwa mereka yang mengalami degenerasi makula memiliki lebih banyak paparan sinar matahari sepanjang hidup mereka. 

Ada berbagai perawatan untuk degenerasi makula tergantung pada tingkat keparahan kasusnya, namun saat ini belum ada obatnya. Perawatan hanya digunakan untuk memperlambat perkembangan, tetapi tidak dapat diperbaiki.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok