0 Poin
Pemanis Buatan

Bahaya Mengintai di Balik Konsumsi Pemanis Buatan

Saat ini, minuman manis sangat digandrungi. Memang rasanya enak, namun, Anda perlu berhati-hati, untuk tidak mengonsumsinya terlalu sering.

Terlebih minuman manis dalam kemasan, yang biasanya dibuat dengan tambahan pemanis buatan. Terlalu sering mengonsumsi makanan atau minuman dengan pemanis buatan bisa membawa efek negatif untuk kesehatan tubuh.

Berikut ini bahaya yang mungkin terjadi jika Anda terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan:

Memicu penyakit mental

Tak hanya kesehatan fisik, kesehatan mental pun dapat terpengaruh jika Anda terlalu banyak mengonsumsi pemanis buatan. Seseorang yang berjuang dengan gangguan bipolar akan mengalami perubahan mood yang sangat ekstrem.

Mengonsumsi pemanis buatan dalam jumlah yang besar juga dapat memicu depresi, yang mengharuskan penderitanya mendapatkan perawatan medis. Anda tak mau berjuang dengan masalah kesehatan mental seperti ini, bukan?

Menyebabkan kanker

Berdasarkan penelitian, terlalu sering mengonsumsi pemanis buatan akan membawa Anda menuju kanker darah atau bahkan kanker otak. Beberapa penelitian juga telah mengonfirmasi bahwa adanya hubungan kuat antara pemanis buatan dan beberapa penyakit kronis seperti penyakit ginjal, diabetes tipe 2, efek neurologis, dan gangguan metabolisme.

Masalah hormon

Mengonsumsi pemanis buatan setiap hari akan mendatangkan efek berlebih pada hormon insulin. Ketika lidah Anda terasa manis, dengan atau tanpa kalori, tubuh akan secara otomatis melepaskan hormon insulin sama halnya seperti saat Anda tengah mengonsumsi gula. Peningkatan insulin dapat memicu lonjakan gula darah yang akan menyebabkan Anda terus menerus merasa lapar dan ingin makan.

Kehilangan memori

Beberapa studi menunjukkan, dengan mengonsumsi pemanis buatan yang terdapat pada minuman akan memicu terjadinya kerusakan pada sel-sel otak yang kemudian akan menyebabkan hilangnya memori. Para ahli juga telah membuktikan bahwa konsumsi pemanis buatan secara berlebihan dapat memicu penyakit Alzheimer, yang mana penderitanya juga mengalami kondisi hilangnya ingatan atau memori.

(Foto: statnews.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok