0 Poin
bungkus nasi

Bahaya Kertas Cokelat Bungkus Nasi

Bila Anda membeli makanan, mungkin sudah tidak asing lagi dengan kertas cokelat untuk membungkus. Kertas cokelat ini berlapis plastik sudah menjadi kebiasaaan masyarakat di Indonesia untuk membungkus makanan. Namun sayangnya, kebiasaan menggunakan kertas cokelat ini sangat berbahaya bila digunakan dalam jangka waktu panjang.

Lembaga Penelitian Indonesia (LPI) beberapa tahun lalu menyebutkan bahaya pembukus kertas berwarna cokelat ini. Tidak main-main, ancamannya adalah penyakit serius seperti risiko kanker, perubahan gen manusia hingga menghambat kesuburan. Efek sampingnya pada tubuh saat terpapar senyawa tidak akan langsung terasa, butuh wakru sekitar 5-20 tahun.

Adapun bahayanya terdapat senyawa bisphenol A dan petalite pada plastik pelapis kertas cokelat tersebut. Sedangkan pada kertas cokelat terdapat zat berbahaya seperti mineral oil dan logam berat. Menurut Kurunthachalam Kannan, Ph.D., seorang ilmuwan riset di New York State Department of Health, kandungan BPA juga terdapat pada kertas pembungkus makanan dengan tingkat konsentrasi yang tinggi.

Senyawa yang terdapat di plastik dan kertas tersebut dapat melepas saat makanan yang dibungkus bersuhu panas, bersifat asam dan berlemak. Sehingga dikhawatirkan ada potensi perpindahan bahan berbahaya dari bungkus cokelat tersebut ke makanan dan tercemar. Jika tidak terjadi perpindahan atau migrasi pada makanan maka pembungkus cokelat tersebut aman digunakan. Masyakarat tidak perlu khawatir karena terdapat jenis kertas yang food grade atau sudah berstandart SNI sehingga aman digunakan.

Standart SNI untuk kertas makanan pun sudah diterbitkan pada tahun 2015. Kertas kemasan yang food grade terbuat dari virgin fiber bukan terbuat dari recycle fiber dan memiliki ciri berwarna putih. Bukan hanya pembungukus nasi berwarna cokelat, Anda pun harus memerhatikan bahan kandungan pada tempat makan. Karena ada beberapa tempat makanan yang mengandung bahan–bahan berbahaya. Pastikan tempat makan yang Anda gunakan terdapat logo SNI dan sudah dilakukan uji coba oleh BPOM.

(Foto: elite engineering export)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok