0 Poin
Bayi sedang menangis.

Bagaimana Menenangkan Bayi Menangis Saat Tidur?

Ketika bayi kerap menangis saat tidur, mungkin Anda sebagai orang tua mulai khawatir apabila ada sesuatu yang salah. Namun, dalam beberapa kasus, bayi menangis saat tidur adalah fase bukanlah tanda masalah serius.

Bagi banyak orang tua atau pengasuh, masalah terkait tidur adalah salah satu tantangan terbesar selama masa bayi dan balita. Masalah tidur adalah hal biasa, memengaruhi setidaknya 30 persen anak-anak.

Mengapa bayi menangis saat tidur?

Bayi baru lahir dan bayi kecil bisa mendengus, menangis, atau menjerit saat tidur.

Tubuh anak-anak yang sangat muda belum menguasai tantangan siklus tidur yang teratur, jadi itu biasa bagi mereka untuk sering bangun atau mengeluarkan suara-suara aneh dalam tidur mereka.

Untuk bayi kecil, menangis adalah bentuk komunikasi awal. Maka, masuk akal bahwa bayi sering menangis dan mungkin juga menangis dalam tidur mereka.

Selama bayi tidak memiliki gejala tambahan, seperti tanda-tanda sakit atau sakit lainnya, ini adalah perkembangan yang normal, dan bukan tanda bahwa ada sesuatu yang salah.

Seiring bayi berkembang, menangis waktu tidur mungkin akan menjadi tanda bahwa mereka sedang mengalami mimpi buruk. Balitaryang menangis saat tidur, terutama saat bergerak di tempat tidur atau membuat suara lain, mungkin mengalami teror malam.

Bagaimana menenangkan si bayi?

Ketika seorang bayi menangis sebentar dalam tidurnya, mereka sering berdiam diri. Mengambilnya bisa membangunkan mereka, mengganggu tidur mereka.

Jika tangisan berlanjut, cobalah berbicara dengan lembut kepada bayi atau mengusap punggung atau perut mereka. Ini dapat membantu memindahkan mereka ke tahap tidur yang berbeda dan membantu mereka berhenti menangis.

Dapat juga bermanfaat untuk mengamati pola tidur bayi. Beberapa bayi mengeluarkan tangisan lembut saat mereka tertidur nyenyak, atau segera sebelum bangun. Mengidentifikasi pola tidur khas bayi dapat membantu pengasuh menilai penyebab menangis.

Kapan harus ke dokter?

Orang tua atau pengasuh harus berbicara dengan dokter perihal tangisan bayi di malam hari dan masalah tidur lainnya seperti

  • Si bayi menangis kesakitan.

  • Kebiasaan tidur tiba-tiba berubah.

  • Masalah tidur anak berlangsung selama beberapa malam.

  • Kesulitan menyusui, seperti tidak mendapatkan ASI yang cukup, atau masalah dengan sensitivitas susu formula, mengganggu tidur.

(Foto: dailymail.co.uk)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok