0 Poin
Stres

Awas, Jangan Terjebak Mitos Seputar Stres Ini!

Stres bisa menjadi akar dari segala penyakit di tubuh. Stres bisa memicu berbagai penyakit, mulai dari penyakit fisik maupun penyakit mental.

Obesitas, masalah pencernaan, dan daya tahan tubuh rendah merupakan beberapa hal yang bisa disebabkan oleh stres. Belum lagi masalah kesehatan mental seperti depresi atau gangguan kecemasan, jika stres dibiarkan berlarut dan tidak dikelola dengan baik.

Ada beberapa mitos seputar stres yang banyak beredar dan dipercaya. Agar stres tidak menjadi semakin buruk, sebaiknya Anda mengetahui fakta-fakta sebenarnya di balik mitos seputar stres ini:

Mitos: Stres bisa dialihkan dengan menonton televisi

Banyak anggapan beredar stres bisa dialihkan dengan menonton televisi, film, dan lain-lain. Mengalihkan perhatian mungkin baik agar seseorang tak terpaku dengan tekanan berat yang sedang ia hadapi, namun ini hanya berlaku untuk kegiatan produktif yang memberikan banyak manfaat, seperti berolahraga, mengembangkan hobi, dan lain-lain. 

Sementara, terus-menerus menonton TV hanya akan membuat Anda menjadi seorang yang pemalas, ini bahkan dapat menyebabkan gangguan kecemasan dan memperparah stres.

Mitos: Stres bisa diabaikan

Mengabaikan stres bukanlah cara terbaik untuk mengatasinya. Saat sedang stres, seseorang harus bisa mengatasi masalah yang menjadi pemicu dan berusaha untuk menyelesaikannya. Mengabaikan stres dapat menyebabkan situasi yang lebih rumit dan pada akhirnya memperparah stres.

Mitos: Terlalu banyak menceritakan masalah Anda

Saat beban pikiran sedang menumpuk, menumpahkannya dengan bercerita ke orang terdekat mungkin memang nyaman dilakukan. Sayangnya, tidak semua orang mampu berempati dengan masalah yang sedang kita alami. Beberapa mungkin bisa menghakimi apa yang kita ceritakan, yang kemudian bisa membuat kita tambah stres. Pilihlah hanya orang-orang terdekat dan yang sekiranya mampu membantu Anda terbebas dari stres. Anda juga bisa berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapatkan bantuan dari profesional atas masalah yang tengah Anda hadapi.

Mitos: Mengalihkan perhatian ke media sosial

Memerhatikan lini masa media sosial mungkin menjadi sesuatu yang mengasyikkan, dan kerap diartikan sebagai salah satu cara pelepas stres. Akan tetapi, penelitian menemukan bahwa media sosial nyatanya malah bisa memperburuk stres. Ini karena sejumlah unggahan di media sosial dapat membangkitkan emosi negatif, seperti amarah, kecemburuan, kekecewaan, dan kesepian.

(Foto: verywellhealth.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok