Atasi Si Kecil yang Alergi Susu Sapi

Bagi tumbuh kembang anak, mengkonsumsi susu hewani, termasuk susu sapi adalah salah satu hal yang tak boleh terlewatkan. Susu sangat penting sebagai nutrisi penunjang pertumbuhan. Susu mengandung beragam jenis nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti kalsium, zat fosfor, magnesium, dan vitamin B12.

Sayangnya tidak semua tubuh bayi mampu mencerna protein yang berasal dari susu sapi. Penelitian di beberapa negara menyatakan sebanyak 2% anak mengalami alergi susu sapi pada 3 tahun pertamanya.

Mengapa demikian?
Alergi susu sapi pada bayi terjadi karena sistem imun mereka, terutama pada saluran pencernaan, belum berkembang sempurna.

Dengan kondisi demikian, protein susu sapi dianggap sebagai zat berbahaya yang harus dilawan. Akibatnya, timbullah berbagai reaksi alergi pada tubuh bayi.

Menurut pakar gastroenterologi dari UniversitasVrije BrusselBelgia, Prof. Yvan Vandenplast, selain mengganggu proses tumbuh kembang anak, alergi protein susu sapi dapat mempengaruhi kesehatan pada usia dewasa.

Hal yang disayangkan, hanya segelintir orangtua yang menyadari alergi yang  datang pada si Kecil, yang disebabkan protein  susu sapi. Menurut Vandenplast, hal ini dikarenakan tidak adanya gejala spesifik, kurangnya pengetahuan, dan tidak sedikit orang melakukan tes alergi pada anak, sehingga menyulitkan dokter mendeteksi kasus alergi tersebut.

Untuk itu, mari pelajari lebih lanjut bagaimana cara mendeteksi alergi anak pada susu hewani atau susu sapi.

Gejala reaksi cepat alergi susu sapi muncul dalam hitungan menit atau jam setelah si Kecil mengonsumsi susu sapi, umumnya disebabkan oleh respon antibodi IgE terhadap protein susu. Gejalanya antara lain:

Sakit perut

Mual

Muntah

Sesak napas atau mengi

Ruam, bengkak, gatal pada kulit

Diare


Gejala pada si Kecil juga dapat muncul secara lambat. Reaksi lambat alergi susu sapi umumnya disebabkan oleh respon hipersensitivitas non antibodi IgE, berlangsung dalam hitungan jam atau hari setelah mengonsumsi susu. Gejalanya antara lain:

Penurunan berat badan

Pertumbuhan terhambat

Ruam kulit (Ruam akibat Alergi), seperti eksim

Menolak makan

Diare

Kolik perut

Mudah marah dan rewel

Untuk mengatasi Si Kecil yang alergi susu sapi, umumnya para ahli merekomendasikan pemberian susu soya atau susu yang terhidrolisis. Namun kini ada alternatif baru yang bisa menjadi pilihan, yaitu Rice Milk Formula.

sumber foto: UnityPoinHelath

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL
 

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK

  Corporate Info :
info@yesdok.com
 
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di