0 Poin
asma

Asma Pada Anak Bisa Sebabkan Risiko COVID-19 yang Parah

Pada bulan Oktober yang lalu, Food and Drug Administration (FDA) mengizinkan vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19 untuk penggunaan darurat pada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun.

Dan sementara para ahli mendorong otorisasi untuk penggunaan vaksin yang lebih luas pada anak-anak, penelitian baru menunjukkan bahwa mungkin penting untuk memvaksinasi anak-anak yang dengan penyakit asma yang tidak terkontrol.

Meskipun orang dengan asma yang terkontrol dengan baik tidak berisiko lebih besar untuk gejala COVID-19 yang parah, sebuah studi baru yang diterbitkan di BMJ menunjukkan bahwa anak-anak dengan asma yang tidak terkontrol dengan baik 3 hingga 6 kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit karena COVID-19 daripada mereka yang tidak.

“Apa yang tidak disadari orang adalah bahwa kita memiliki 10 kematian per hari akibat asma, bahkan sebelum pandemi,” kata Dr. Purvi Parikh, seorang ahli imunologi dan peneliti vaksin di NYU Langone.

“Orang-orang tidak menyadari beratnya korban asma. Ini menempatkan Anda pada risiko COVID-19 yang lebih tinggi ketika Anda memiliki asma yang tidak terkontrol karena Anda lebih mungkin terkena virus pernapasan dan mereka akan lebih parah.”

Gina T. Coscia, ahli alergi-imunologi di Northwell Health, mengatakan bahwa asma yang tidak terkontrol dengan baik berarti mengalami peradangan saluran napas yang tidak terkontrol dengan baik dengan obat-obatan.

"Peradangan ini dapat menyebabkan gejala batuk, mengi, sesak napas, dan gangguan fungsional, serta hasil seperti rawat inap atau kebutuhan untuk beberapa kursus kortikosteroid oral," kata Coscia.

Asma yang tidak terkontrol jauh lebih umum daripada yang mungkin dipikirkan. “Banyak orang yang tidak terkontrol dengan baik dan tidak menyadarinya,” tambah Parikh. 

Untuk tujuan penelitian ini, asma yang tidak terkontrol didefinisikan sebagai rawat inap karena asma atau diresepkan setidaknya dua program steroid oral dalam 2 tahun sebelumnya.

Penelitian pada orang dewasa dengan asma dan COVID-19 menunjukkan bahwa orang dewasa dengan asma yang tidak terkontrol memiliki risiko lebih tinggi untuk hasil yang parah dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki asma yang tidak terkontrol dengan baik.

Menurut Asthma and Allergy Foundation of America, orang dengan asma yang terkontrol dengan baik memiliki hasil COVID-19 yang lebih ringan daripada orang dengan asma yang tidak terkontrol atau tidak terkontrol.

Tetap saja, itu bukan penyakit yang harus dialami siapa pun. Cara nomor satu untuk menghindari COVID-19, flu, atau infeksi pernapasan lainnya adalah dengan divaksinasi terhadap virus yang menyebabkannya.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok