0 Poin
menopause

Apakah Pria Juga Mengalami Menopause?

Menopause pada wanita menandai akhir dari siklus reproduksi wanita. Namun, pria mengalami berbagai gejala dan perubahan saat bertambah tua, yang beberapa orang membandingkannya dengan efek menopause.

Menurut sebuah artikel di jurnal Social History of Medicine, menopause pria, atau andropause, adalah topik yang banyak didiskusikan dari akhir 1930-an hingga pertengahan 1950-an, tetapi para peneliti modern menyarankan bahwa tanpa batasan yang jelas, andropause bukanlah diagnosis yang berguna. .

Namun, penuaan masih menghasilkan efek dalam tubuh pria, termasuk penurunan kadar testosteron secara teratur.

Apakah pria juga bisa mengalami menopause? Pria mengalami berbagai perubahan fisik saat menua, tetapi mereka tidak memenuhi syarat sebagai bentuk menopause.

Meski bertambahnya usia memang berdampak pada tingkat hormon khusus jenis kelamin pada pria, menghubungkan proses tersebut dengan menopause wanita tidaklah akurat.

Beberapa peneliti malah mengaitkan gejala dengan kondisi yang disebut penurunan androgen pada pria yang menua, atau hipogonadisme onset lambat. Ini terjadi secara alami ketika gonad, atau organ yang memproduksi sel kelamin, mulai menua dan kehilangan fungsinya.

Kondisi ini hanya memengaruhi 2,1 persen pria, sedangkan menopause adalah bagian alami dari perkembangan seksual wanita. Prevalensi ini meningkat seiring bertambahnya usia tetapi masih belum menjadi langkah standar dalam perkembangan pria.

Seorang dokter akan menyarankan diagnosis hipogonadisme onset lambat ketika seorang pria menunjukkan tiga gejala seksual dan memiliki kadar androgen lebih rendah dari 11 nanomol per liter (nmol).

Gejala

Menopause pada wanita menandai penurunan tajam estrogen dan progesteron, hormon utama reproduksi wanita, menurun drastis dalam waktu yang relatif singkat.

Gejala kondisi yang sering disebut sebagai menopause laki-laki muncul lebih lambat dan halus dan tidak separah menopause.

Penurunan kadar hormon pria, atau testosteron, tidak separah penurunan kadar hormon wanita selama menopause.

Berbagai tanda dan gejala yang beberapa orang kaitkan dengan menopause pria meliputi: kemurungan dan mudah tersinggung, penumpukan lemak di sekitar perut dan dada, hilangnya massa otot, kulit kering dan tipis dan keringat berlebih.

Sebuah studi di New England Journal of Medicine (NEJM) mengidentifikasi gejala menopause pria yang paling umum seperti penurunan libido, frekuensi ereksi pagi yang lebih rendah, dan disfungsi ereksi.

Setelah pria mencapai usia 30 tahun, kadar testosteron berangsur-angsur menurun, turun rata-rata satu persen setiap tahun.

Namun, dokter tidak percaya bahwa penurunan normal kadar testosteron terkait usia adalah pusat gejala menopause pria. Jika ini terkait dengan gejalanya, setiap pria akan mengalaminya, padahal sebenarnya tidak demikian.

Kurang olahraga dapat menyebabkan penurunan testosteron pada pria yang lebih tua.

Kondisi ini kompleks dan dapat menimbulkan gejala yang berbeda pada orang yang berbeda.

Meskipun gejala ini sering terjadi pada pria lanjut usia dengan penurunan kadar testosteron, gejala ini cenderung terjadi pada pria lansia dengan penyakit jantung, obesitas, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe 2.

(Foto: Freepik)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok