0 Poin
Penyakit Celiac

Apa Itu Penyakit Celiac? Ini Gejala yang Bisa Dikenali

Penyakit celiac adalah kondisi autoimun yang melibatkan sistem kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap gluten. Gluten adalah nama umum untuk sekelompok protein dalam gandum.

Pada orang dengan penyakit celiac, paparan gluten menyebabkan peradangan di usus. Paparan berulang secara bertahap dapat merusak usus kecil, yang kemudian menyebabkan masalah dalam penyerapan mineral dan nutrisi dari makanan.

Gejala penyakit celiac dapat berkisar dari yang ringan hingga berat. Gejala dapat berubah seiring berjalannya waktu, dan bervariasi antara orang yang satu dengan orang yang lain. Beberapa orang bahkan tidak mengalami gejala sama sekali, atau baru mengalaminya setelah beberapa lama. Ini menyebabkan seseorang tidak menyadari bahwa mereka memiliki penyakit celiac, hingga mereka mengalami kekurangan nutrisi atau anemia.

Beberapa gejala dari penyakit celiac antara lain:

  • Sakit perut
  • Perut kembung
  • Diare kronis
  • Konstipasi atau sembelit
  • Mual
  • Muntah
  • Feses berwarna pucat dan berbau busuk
  • Feses berlemak dengan ciri mengapung

Sementara itu, beberapa gejala penyakit celiac yang bukan berhubungan dengan masalah pencernaan antara lain:

  • Penurunan berat badan
  • Kelelahan ekstrem
  • Depresi atau gangguan kecemasan
  • Nyeri sendi
  • Sariawan
  • Ruam atau yang disebut dengan dermatitis herpetiformis
  • Kerusakan saraf yang disebut neuropati perifer, yang umumnya menyebabkan kesemutan pada tungkai dan kaki

Seseorang dengan penyakit celiac dapat mengalami defisiensi nutrisi, karena kerusakan usus secara bertahap dapat membatasi penyerapan nutrisi, seperti vitamin B12, vitamin D, dan vitamin K.

Gejala penyakti celiac pada anak

Ketika penyakit celiac membatasi atau mencegah tubuh anak menyerap nutrisi, ini bisa menyebabkan masalah perkembangan atau pertumbuhan, termasuk:

  • Gagal tumbuh pada bayi
  • Keterlambatan pertumbuhan dan tinggi badan menjadi pendek atau kerdil
  • Penurunan berat badan
  • Enamel gigi yang rusak
  • Perubahan suasana hati, termasuk menjadi tidak sabaran dan mudah marah
  • Pubertas yang terlambat

Menjalani pola makan bebas gluten lebih awal, dapat membantu mencegah munculnya penyakit celiac. Kerusakan usus dapat mulai sembuh dalam beberapa minggu setelah menghilangkan gluten dari konsumsi makanan harian.

Seiring berjalannya waktu, anak akan terbebas dari gejala penyakit celiac hingga waktu-waktu mendatang.

(Foto: eatthis.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok