0 Poin
misophonia

Anda Benci Suara Tertentu? Waspada Misophonia

Saat mendengar seseorang menguap, bersiul, bernapas atau mengunyah pernahkah Anda merasa tidak nyaman? Jika iya, mungkin Anda mengalami misophonia. Misophonia merupakan gangguan dimana seseorang merespon negatif terhadap suara yang berasal dari manusia, misalnya suara goresan kapur dan papan tulis, dentingan antar sendok, suara ketikan keybord.

Penyebab seseorang menderita gangguan misophonia hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Gangguan misophonia berisiko tinggi terjadi pada orang yang mengalami kondisi obsesif kompulsif (OCD), gangguan kecemasan dan sindrom Tourette. Bahkan gangguan ini lebih umum terjadi pada orang yang menderita tinnitus atau kelainan yang membuat Anda mendengar suara berdenging.

Hal ini disampaikan oleh Jastreboff, professor bidang audiologi yang mencetuskan konsep misophonia. Ia mengatakan bahwa adannya kesamaan antara misophonia dan tinnitus. Keduanya dihubungkan dengan koneksi berlebihan yang terjadi antara sistem auditori dengan limbik. Sehingga menimbulkan rekasi berlebihan terhadap suara tertentu.

Meski gangguan ini membuat Anda tidak menyukai beberapa suara tertentu, misophonia bukanlah masalah pada telinga. Misophonia dianggap sebagai kelainan pada mental dan fisik. Karena dikaitkan dengan suara yang memengaruhi otak untuk merespon otomatis suara tersebut. Kondisi ini biasanya dimulai antara usia 9-13 tahun dan kebanyakan diderita oleh wanita.

Misophonia terdiri dari beberapa level. Pada tingkat yang rendah, penderita misophonia hanya akan merasakan gelisah, tidak nyaman dan jijik. Sedangkan pada tingkat terparah, penderita akan merespon suara yang ia benci dengan cara marah, panic, stres, takut hingga berpikir membunuh untuk menghentikan sumber suara tersebut.

Gaangguan misophonia tentu akan mengganggu hubungan sosial terhadap orang lain. Reaksi yang berlebihan saat Anda mendengar suara yang membuat Anda tidak nyaman akan menjauhkan Anda dengan orang di sekitar Anda. Ditambah lagi, kemungkinan Anda menyerang seseorang yang menimbulkan suara tersebut. Sayangnya, pengobatan gangguan misophonia ini sangat terbatas. Bagi penderita dengan tingkat yang rendah, bisa mengatasinya dengan cara menhindari sumber suara.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok