0 Poin
anakanak

Anak-anak juga Berpotensi Mengalami Gejala Berat Akibat COVID-19

COVID-19 menyerang manusia dari berbagai lapisan usia, tak terkecuali dengan anak-anak. Dengan meningkatnya kasus di antara anak-anak, terlihat juga peningkatan kasus komplikasi COVID-19 yang parah.

Anak-anak dengan COVID-19 dapat mengembangkan kondisi yang disebut sindrom inflamasi multisistem (MIS-C).

Pada MIS-C, peradangan dapat berkembang di salah satu dari beberapa bagian tubuh, termasuk jantung, paru-paru, ginjal, otak, kulit, mata, atau organ pencernaan.

Schieffelin mengatakan bahwa anak-anak dengan kondisi tertentu yang sudah ada sebelumnya paling berisiko dalam hal COVID-19.

Anak-anak dengan penyakit jantung atau paru-paru, kanker, atau obesitas berat berada pada risiko terbesar mengalami gejala berat akibat COVID-19.

Dia mencatat, bagaimanapun, bahwa faktor risiko yang tepat untuk MIS-C belum diklarifikasi. Ini juga dapat mempengaruhi anak-anak tanpa kondisi yang sudah ada sebelumnya.

Schieffelin juga mengatakan bahwa, meski gejala COVID-19 jarak jauh lebih jarang terjadi pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa, hal itu juga dapat mempengaruhi mereka.

Dia menunjuk sebuah penelitian terbaru dari Swiss yang menunjukkan bahwa 4 persen anak-anak yang didiagnosis dengan COVID-19 memiliki gejala selama lebih dari 12 minggu setelah diagnosis mereka.

Gejala yang paling umum terlihat pada anak-anak ini termasuk kelelahan, masalah dengan konsentrasi, dan peningkatan kebutuhan untuk tidur. Terakhir, ada risiko kematian akibat COVID-19 di kalangan anak-anak.

Menurut Dr. Niraj Patel, ketua American College of Allergy Asthma and Immunology COVID-19 Vaccine Task Force, 0,00 hingga 0,26 persen dari semua kematian COVID-19 di Amerika Serikat adalah anak-anak.

Meskipun ini mungkin tampak kecil dari segi persentase, jumlah kematian tidak signifikan. Patel mengatakan ada 4.087.916 kasus COVID-19 pada anak-anak dan total 10.628 kematian.

Selama 2 minggu (1–15 Juli 2021), ada peningkatan 1 persen dalam jumlah akumulasi kasus anak. Dengan kata lain, dalam kurun waktu 2 minggu tersebut, bertambah 43.033 kasus baru dari total jumlah kasus.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok