0 Poin
wanita hamil

Amankah Wanita Hamil Berolahraga?

Olahraga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Namun ini menjadi persoalan tersendiri bagi wanita hamil. Apakah olahraga aman untuk dilakukan oleh seorang wanita hamil?

Aktif secara fisik selama kehamilan memiliki kelebihan untuk mental dan fisik, karena mencegah penambahan berat badan dan masalah punggung dalam proses kehamilan kelak. 

Olahraga teratur juga membuat proses melahirkan lebih mudah karena otot berkontraksi dan rileks saat melakukan aktivitas fisik, sehingga memberikan persiapan yang cukup untuk kelahiran normal.

Olahraga ringan juga memiliki dampak positif pada anak yang baru lahir. Yang paling penting, aktivitas fisik rutin meningkatkan suasana hati, energi, juga membantu mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik dan mengurangi kelelahan bagi wanita yang harus melakukan banyak tugas.

Namun, olahraga harus didiskusikan dengan dokter kandungan terlebih dahulu, untuk menghindari terjadinya komplikasi. Kehamilan yang berkembang secara normal tidak berarti konsultasi dengan dokter tidak diperlukan. Intensitas latihan yang berbeda harus disesuaikan pada tahapan kehamilan yang berbeda.

Berikut ini adalah beberapa latihan intensitas rendah yang mudah dilakukan saat hamil:

Aerobik

Rutinitas aerobik dapat dirancang sesuai dengan kebutuhan wanita hamil, yang jika mungkin, harus mengambil bimbingan seorang instruktur. Menjaga agar satu kaki tidak bergerak di tanah selama latihan dianjurkan untuk menjaga keseimbangan. Disarankan juga untuk tidak meregangkan sendi dan mengurangi melonggarnya otot-otot dasar panggul.

Yoga

Yoga membantu menjaga tekanan darah selama kehamilan dan juga mampu mengurangi kecemasan. Efek menenangkan ini juga dapat diperluas ke proses persalinan. Yoga meregangkan dan menguatkan otot, dan meningkatkan sirkulasi darah.

Jangan berbaring telentang setelah semester kedua kehamilan, karena janin dapat menghambat sirkulasi darah ke jantung. Jangan terlalu menekankan perut dan cobalah untuk tidak melakukan peregangan terlalu banyak saat melakukan latihan yoga karena dapat mengakibatkan cedera.

Jalan Cepat

Ini adalah cara termudah untuk berolahraga ketika hamil. Ini juga memberikan latihan kardiovaskular yang baik. Hindari permukaan yang tidak rata dan pastikan alas kaki Anda mendukung keseimbangan dan koordinasi Anda.

Sepeda statis

Bersepeda statis mencegah beban pada sendi. Dengan posisinya yang tak tergoyahkan, olahraga ini mencegah terjadinya jatuh dan menopang berat badan.

(Foto: Medical Daily)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok