0 Poin
Alergi kafein

Alergi Kafein: Ketika Seseorang Tak Tahan dengan Kafein

Meminum secangkir kopi di pagi hari, sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Kafein di dalam kopi dapat merangsang sistem saraf pusat seseorang, sehingga membuatnya lebih segar untuk beraktivitas. Sayangnya, ada beberapa orang yang ternyata memiliki alergi terhadap kafein.

Kafein tak hanya ditemukan dalam kopi, beberapa tanaman termasuk daun teh dan buah kakao juga mengandung kafein. Umumnya, kafein aman untuk dikonsumsi, sayang ada beberapa orang yang mengalami intoleransi atau bahkan alergi terhadap kafein.

Kafein menjadi stimulan alami yang memengaruhi otak dan sistem saraf pusat, sehingga membuat seseorang lebih fokus dan waspada saat mengonsumsinya. Banyak orang suka minum kopi sebelum atau di sela waktu kerja, untuk membuatnya lebih produktif karena bisa lebih fokus. Akan tetapi, beberapa orang yang sensitif terhadap kafein bisa mengalami beberapa gejala yang membuatnya tidak nyaman, seperti:

  • Detak jantung menjadi cepat
  • Gelisah
  • Sakit kepala
  • Sulit tidur
  • Sakit perut
  • Mual
  • Muntah

Orang-orang yang mengalami gejala ini mungkin mengalami intoleransi terhadap makanan atau minuman berkafein. Namun, beberapa orang juga mengalami gejala alergi kafein yang biasanya berbeda dan bahkan lebih serius daripada gejala intoleransi kafein, seperti:

  • Gatal-gatal
  • Muncul ruam dan benjolan merah
  • Pembengkakan pada bibir dan lidah
  • Mulut, bibir, dan lidah gatal

Gejala-gejala ini dapat muncul dalam waktu satu jam atau sesaat setelah mengonsumsi kafein. Beberapa orang bahkan bisa mengalami reaksi alergi yang parah, sebagai reaksi terhadap masuknya kafein ke dalam tubuh, yang disebut syok anafilaksis. Meski ini merupakan kondisi yang sangat jarang terjadi, namun mengetahui gejala syok anafilaksis juga penting. Beberapa gejala yang timbul saat seseorang mengalami syok anafilaksis adalah:

  • Pembengkakan pada wajah yang parah, termasuk pada mata, bibir, dan lidah
  • Kesulitan bernapas akibat wajah membengkak
  • Kesulitan bicara
  • Mengi
  • Batuk
  • Mual, sakit perut, atau muntah
  • Detak jantung menjadi cepat
  • Pusing

Tubuh seseorang yang mengalami alergi terhadap kafein, memperlakukan kafein seolah sebagai ancaman. Ketika mereka mengonsumsi kafein, tubuh akan menghasilkan antibodi yang disebut imunoglobulin E. Antibodi mendorong sel-sel mereka untuk melepaskan histamin, dan mencoba membuang molekul yang dianggap berbahaya. Molekul ini disebut alergen. Ini kemudian menyebabkan peradangan, yang bisa menyebabkan gatal-gatal, ruam, dan pembengkakan.

(Foto: baptisthealth.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok