0 Poin
minum obat dengan teh

Alasan Dilarang Minum Obat dengan Teh Manis

Teh manis adalah minuman yang menyegarkan dan menjadi favorit banyak orang. Saking populernya teh manis ini, banyak orang yang menjadikan teh manis sebagai air pendamping saat minum obat. Dengan dalih, rasa pahit obat dapat teralihkan dengan rasa manis dari the.

Namun sayangnya, cara tersebut tidaklah benar. Banyak dokter dan rumah sakit yang jelas melarang orang minum obat pakai teh apalagi dengan teh hijau. Hal ini dikarenakan dalam teh terdapat kandungan senyawa kafein yang dapat terikat dengan zat kimia dari obat di saluran pencernaan. Sehingga obat jadi sulit dicerna dan hubungan antara kafein dengan zat kimia obat dapat menurunkan efektivitas kerja obat dalam tubuh.

Selain itu efeknya juga dapat berdampak pada tubuh. Dimana interaksi keduanya dapat membuat mual hingga muntah, gelisah dan gugup, sakit perut serta peningkatan denyut jantung dan darah, sulit tidur dan susah berkonsentrasi. Anda dapat mengkonsumsi teh dengan jeda sekitar 3-4 jam setelah minum obat.

Sebuah penelitian dari National Institute of Health mengungkapkan bahwa minum obat amfetamin, kokain atau efedrin dengan teh hijau dapat menyebabkan interaksi yang berbahaya. Adapun jenis obat yang umum dikonsumsi dan tidak dibolehkan diminum bersamaan dengan teh sebagai berikut:

Pil kontrasepsi

Pil yang berguna untuk mencegah kehamilan ini juga tidak boleh dikonsumsi dengan the. Hal ini pun berlaku untuk obat lainnya seperti antibiotik, lithium, adenosine, clozapine dan obat kanker lainnya. The dapat menurunkan cara kerja pil KB dalam menghambat kehamilan.

Obat pengencer darah

Sangat tidak disarankan Anda minum obat pengencer darah termasuk warfarin, ibuprofen dan aspirin dengan the. Kandungan vitamin K pada teh dapat mengurangi efektivitas kinerja obat tersebut. bahkan, teh hijau memiliki efek mirip dengan pengencer darah sehingga dapat menyebabkan risiko perdarahan.

Obat penurun tekanan darah

Sebuah penelitian menunjukkan minum teh dapat mengurangi manfaat nadolol yang merupakan salah satu obat darah tinggi yang dikenal sebagai beta blocker. Hasilnya, kadar nadolol menurun hingga 76% akibat teh hijau.

(Foto: Medicine Ton)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok