0 Poin
IBU MENYUSUI

Agar ASI Eksklusif Berhasil Saat Puasa

ASI merupakan satu-satunya asupan yang dibutuhkan oleh bayi dibawah 6 bulan. Memberikan ASI eksklusif saat puasa bukan hal yang mustahil. Ibu menyusui tetap dapat memberikan ASI pada bayinya selama bulan puasa. Namun ibu menyusui harus memperhatikan asupan agar kebutuhan tubuh serta kebutuhan bayi tetap terpenuhi.

Salah satu faktor yang membuat ASI lancar adalah jenis makanan yang bernutrisi dan bergizi. Ibu menyusui dapat memilih makanan sehat saat sahur dan berbuka puasa. Karena sejatinya puasa hanyalah menggeser waktu makan dan minum. Sehingga Ibu menyusui tidak perlu khawatir apakah produksi ASI akan menurun saat berpuasa. Bahkan hal ini sudah dibuktikan dalam penelitian journal of endocrinology yang menyatakan bahwa puasa tidak memiliki efek apapun terhadap produksi ASI hingga gizi dalam kandungannya.

Selain itu perhatikan pula kesehatan tubuh saat memutuskan untuk tetap berpuasa saat menyusui. Karena ada beberapa kondisi ibu menyusui yang dianjurkan untuk tidak menjalani puasa sementara waktu. Ibu yang menyusui dengan masalah kesehatan seperti diabetes, hipoglikemia, memiliki resiko yang lebih tinggi untuk berpuasa. Saat ibu menyusui merasakan lemas, pusing, air kencing lebih pekat sebaiknya menghentikan puasa.

Kondisi lainnya yang membuat ibu menyusui membatalkan puasanya adalah jika bayi buang air kecil lebih sedikit dari biasanya. Dimana seharusnya bayi buang air kecil kurang lebih 6 kali per hari. Berat badan bayi yang menurun atau tidak bertambah, bayi lemas dan selalu mengantuk dan rewel bahkan setelah menyusu.

Agar ibu menyusui dapat lancar memberikan ASI pastikan cukup minum sekurangnya 2 liter saat buka puasa dan sahur. Pilihlah makanan dengan gizi seimbang dengan mencakup protein dan karbohidrat kompleks ibu menyusui mendapatkan energi untuk menjalankan puasa penuh seharian. Saat berbuka puasa jangan menunda Untuk membatalkan puasa dan mengonsumsi makanan sehat.

Saat menyusui agar produksi ASI tetap terjaga Anda dapat memijak halus pangkal payudara hingga keujung agar aliran ASI tetap deras dan si kecil dapat menyusul lebih cepat. Selain itu Anda juga dapat memompa ASI setelah menyusui agar tetap dapat merangsang produksi ASI dan mengosongkan payudara. Karena produksi ASI bukan hanya dipengaruhi oleh apapun yang dikonsumsi tetapi juga prinsipnya adalah supply and demand.

(Foto: NHS)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok