0 Poin
Rentan sakit

6 Gejala Anda Kekurangan Asupan Protein

Karbohidrat dan lemak memberi otot Anda bahan bakar yang mereka butuhkan untuk menjaga tetap berenergi. Sedangkan protein membantu menjaga mesin agar bekerja dengan baik dengan memperbaiki dan memperkuat paha depan, betis, dan paha belakang setelah semua keausan yang Anda alami.

Dalam protein terdapat asam amino esensial yang membentuk makronutrien dari perbaikan otot, kekebalan tubuh hingga tulang yang kuat. Sebuah studi menyebutkan orang dewasa yang pasif bergerak harus mendapatkan 0,8 gram protein per kilogram berat badan setiap hari, atau sekitar 0,4 gram per pon.

“Tetapi angka itu tidak didasarkan pada orang yang aktif. Biasanya mereka yang aktif bias memerlukan dua kali lipat dari jumlah itu,” kata seorang ahli gizi olahraga Leslie Bonci.

American College of Sports Medicine merekomendasikan 1,2 hingga 2,0 gram protein per kilogram berat badan sehari untuk mereka yang aktif gerak, tergantung pada pelatihan. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar 1,6 gram per kilogram per hari secara teratur mempromosikan adaptasi otot yang baik untuk latihan olahraga.

Jika seseorang hampir tidak mendapatkan jumlah yang direkomendasikan secara umum, Anda akan kekurangan kinerja secara umum. Berikut adalah enam gejala protein rendah yang harus diwaspadai, ditambah apa yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan asupan Anda.

1. Mudah cedera

Penelitian menunjukkan bahwa asupan protein yang rendah juga merupakan faktor risiko cedera tulang, seperti fraktur stres. Satu studi tentang pelari jarak jauh wanita menunjukkan bahwa peningkatan kalsium, vitamin D, dan protein terkait dengan peningkatan kepadatan mineral tulang dan perlindungan dari fraktur stres, dan protein itu dapat meningkatkan penyerapan kalsium untuk tulang yang lebih kuat.

2. Pulih lebih lama

Ketika kaki Anda tidak bisa bergerak, itu pertanda Anda tidak pulih dengan benar. Protein terutama dalam waktu satu jam setelah berlari keras atau berolahraga adalah bagian besar dari gambaran tersebut.

3. Rentan sakit

Asam amino adalah bahan penting pembangun antibodi, yang membantu Anda melawan infeksi, seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) yang biasanya mengikuti latihan keras dan balapan seperti maraton.

Penelitian pada pengendara sepeda menunjukkan bahwa menggandakan protein dari 1,5 gram per kilogram menjadi 3 gram per kilogram selama minggu pelatihan intensitas tinggi dikaitkan dengan lebih sedikit risiko infeksi saluran pernapasan atas (URTI).

4. Merasa lelah dan lemah

Sudah diketahui dengan baik bahwa zat besi sangat penting untuk hemoglobin dan sel darah merah yang membawa oksigen ke otot-otot. Protein adalah bagian dari hemoglobin, yang ada di sel darah merah Anda dan membawa oksigen. Anda dapat menyeimbangkan kebutuhan protein dan juga zat besi.

5. Lapar sepanjang waktu

Salah satu hal yang diperhatikan orang ketika mereka tidak mendapatkan cukup protein untuk mendukung latihan mereka adalah mereka selalu lapar. kata Bonci. Protein sangat penting untuk menjaga rasa kenyang. Studi menunjukkan bahwa protein, bahkan lebih daripada lemak, adalah makronutrien yang paling efektif untuk memberikan rasa kenyang.

(Foto : pixabay)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok