0 Poin
Tanda Kesuburan

5 Tanda Kesuburan Setiap Bulan

Memutuskan untuk segera miliki momongan adalah fase yang mengasyikkan. Jika Anda tidak sabar untuk menjadi seorang ibu dan ingin segera hamil, mengetahui tentang ovulasi Anda dapat meningkatkan peluang untuk hamil.

Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama wanita haid sampai hari pertama haid berikutnya. Ovulasi terjadi setiap bulan, ketika ovarium Anda melepaskan sel telur untuk pembuahan. Biasanya hal ini terjadi sekitar 2 minggu setelah menstruasi Anda dimulai.

Jadi jika siklus menstruasi Anda 28 hari, maka kemungkinan ovulasi pada hari ke-14. Jika siklus menstruasi panjangnya 31 hari, kemungkinan ovulasi akan terjadi pada hari ke-17.

Berhubungan seks saat kesuburan Anda berada di puncak dapat meningkatkan peluang kehamilan Anda. Terlebih lagi, dengan memperhatikan tanda dan sinyal tubuh, seseorang dapat memperkirakan masa subur dengan tepat. Berikut adalah beberapa tanda yang mudah dikenali tentang kesuburan.

1. Perubahan lendir serviks

Memantau lendir serviks, yang juga disebut keputihan  dapat menunjukkan banyak hal tentang fase reproduksi Anda dan bahkan kesehatan reproduksi secara umum. Ketika tidak dalam fase ovulasi maka lendir serviks mungkin sedikit atau keruh. Namun, saat subur, tekstur konsistensi lendir menjadi bening dan melar. Jenis keputihan ini membantu sperma mencapai sel telur dengan lebih mudah.

2. Peningkatan gairah seks

Ya, tubuh Anda sendiri memberi tahu bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk berhubungan seksual. Ketika Anda subur dan sekitar tanggal ovulasi, hormon Anda seperti estrogen akan naik dan meningkatkan gairah seks atau libido. Menurut penelitian, fase peningkatan hasrat seksual ini berlangsung selama sekitar enam hari. Dipercaya juga bahwa dalam fase ini, seseorang akan merasa lebih seksi.

3. Kelembutan payudara

Anda mungkin mengalami payudara terasa lembut, sakit, pegal atau lebih berat selama waktu tertentu setiap bulan. Ini bisa menjadi indikasi bahwa Anda berada di sekitar siklus ovulasi. Selama jendela ovulasi, kadar hormon estrogen dan luteinizing lebih tinggi dan estrogen dapat merangsang jaringan payudara, yang menyebabkan ketidaknyamanan atau nyeri pada payudara. Bahkan setelah ovulasi berakhir, estrogen turun dan progesteron meningkat, yang dapat memicu nyeri payudara atau puting nyeri.

4. Perubahan posisi serviks

Serviks berada di bagian atas vagina dan cenderung berubah sepanjang siklus menstruasi. Saat mendekati ovulasi, serviks Anda akan menjadi lebih tinggi, lebih lembut, dan lebih terbuka. Setelah ovulasi berakhir, posisi serviks menjadi rendah, dan serviks akan lebih kencang, lebih kering, dan tertutup. Anda dapat memeriksa posisi serviks di rumah, sebaiknya setelah mandi atau mandi. Dengan beberapa latihan, Anda akan dapat mengidentifikasi perubahan sebelum dan sesudah ovulasi.

5. Alat prediksi ovulasi

Kit prediktor ovulasi adalah strip tes urin yang dapat membantu mendeteksi ovulasi yang akan datang. Jika tesnya positif, itu berarti ada lebih banyak produksi hormon luteinizing (LH) dalam tubuh. Hormon ini memicu pelepasan sel telur dari ovarium. Ada berbagai alat prediksi ovulasi yang tersedia, yang dapat Anda beli dari apotek atau online.

(Foto: pixabay)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok