0 Poin

5 Tanda Kelahiran Prematur yang Harus Diwaspadai

Kehamilan yang sehat adalah idaman bagi semua ibu hamil. Selama masa kehamilan ada beberapa hal yang sering kali membuat resah, yakni melahirkan bayi prematur. Melahirkan prematur menjadi sangat menakutkan karena akan berdampak pada kesehatan bayi.

Bayi yang terlahir secara prematur rentan terkena infeksi. Disisi lain, organ pada bayi prematur belum terbentuk dengan sempurna. Serta pada umumnya bayi prematur lahir dengan berat badan yang kurang. Hal ini dikarekan bayi lahir belum pada waktunya. Itu mengapa bayi prematur harus mendapatkan perawatan yang lebih intens di ruang NICU.

Adapun lima tanda-tanda gejala paling umum kelahiran prematur yang wajib diketahui, sebagai berikut:

  1. Sering merasakan kram perut seperti saat menstruasi, dengan atau tanpa disertai diare, mual dan gangguan pencernaan lainnya.
  2. Mendadak merasa sakit atau ada tekanan di punggung bagian bawah.
  3. Sakit atau ada tekanan di daerah panggul, paha dan selangkangan.
  4. Terjadi perubahan pada daerah vagina, seperti vagina menjadi lembab atau berair, berwarna merah muda atau kecokelatan dan mengalami pendarahan.
  5. Kerusakan membran atau selaput lendir, yang ditandai dengan cairan ketuban yang menetes atau air ketuban pecah dini.

Namun jangan khawatir, kelahiran prematur juga dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan bernutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang si janin serta kesehatan sang ibu. Ibu hamil juga dapat berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh, namun tidak boleh diforsir apalagi bagi ibu yang sebelumnya memiliki riwayat melahirkan prematur.

Pola hidup sehat pun bisa diterapkan selama hamil dengan tidak merokok dan terkena langsung paparan asap rokok. Hindari pula mengonsumsi minuman beralkohol dan obat keras. Anda juga harus rutin melakukan vaksin agar Anda dan bayi tidak terserang campak dan rubella. Selain itu mencegah kelahiran prematur juga bisa dilakukan dengan cara melakukan berbagai terapi untuk mengurangi infeksi serta kontraksi uterus menjelang persalinan.

Cara lainnya bisa dengan memberikan obat jika sang ibu mengidap penyakit kronis. Tindakan penjahitan mulut rahim bisa dilakukan dengan aman dan dapat dibuka saat bayi siap lahir. 

(Foto: shutterstock)

TAG TERKAIT
YesDok
konsultasi
tanyadokter
dokter
BukanDokterDokteran
DokterBeneran
Kelahiran prematur
Bayi prematur
Prematur
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di