0 Poin
Tomat

5 Sayuran Sehat dengan Indeks Glikemik Rendah

Diet rendah karbohidrat, tinggi protein, dan tinggi serat direkomendasikan bersama dengan olahraga teratur untuk menjaga diabetes tetap terkendali. Ada berbagai sayuran yang memiliki indeks glikemik rendah, yang dapat membantu Anda mengelola diabetes. 

Indeks Glikemik memberikan gambaran tentang tingkat di mana glukosa dilepaskan dari makanan tertentu dalam aliran darah. Makanan dapat diklasifikasikan tergantung pada ini sebagai makanan indeks glikemik rendah, sedang dan tinggi. Selain indeks Glikemik, beban glikemik makanan juga penting, yaitu tingkat pelepasan gula dari total karbohidrat yang ada dalam porsi makanan yang dikonsumsi.

Bagaimana klasifikasi makanan menurut indeks glikemik?

  • Makanan dengan GI kurang dari 55 disebut makanan indeks glikemik rendah
  • Makanan dengan GI 56-69 disebut makanan indeks glikemik sedang
  • Makanan dengan GI lebih dari 70 adalah makanan indeks glikemik tinggi

Berikut lima sayuran dengan indeks glikemik rendah.

Kubis

Kubis kaya akan Sulforaphane, kaempferol dan antioksidan lainnya. Ini juga memiliki serat tidak larut, yang berfungsi sebagai prebiotik dan membantu pencernaan dan fungsi kekebalan tubuh. Ini juga kaya akan vitamin K yang juga dikenal sebagai faktor pembekuan. Jadi harus dikonsumsi dalam jumlah sedang jika Anda menggunakan pengencer darah.

Kembang Kol

Kembang kol kaya akan antioksidan, isothiocyanates dan glucosinolates, yang memiliki sifat kuat dan anti-inflamasi. Serat tidak larut di dalamnya membantu meningkatkan rasa kenyang. Kembang kol kaya akan kolin, yang membantu produksi neurotransmiter dan perkembangan otak.

Tomat

Tomat kaya serat dan tinggi likopen dan vitamin C, yang merupakan penambah kekebalan yang hebat. Tomat adalah sumber potasium yang baik, yang membantu dalam manajemen hipertensi. Ini harus dikonsumsi dalam jumlah sedang oleh pasien ginjal.

Bendi

Bendi kaya akan serat, vitamin C, asam folat, karotenoid dan magnesium. Ini membantu dalam mempertahankan kadar homosistein rendah, yang mencegah kemungkinan perkembangan neuropati. Serat juga membantu dalam menjaga kontrol glikemik yang baik dari makanan.

Buncis

Kacang Prancis atau buncis kaya akan vitamin C, serat, vitamin K, dan asam folat. Vitamin K membantu penyerapan kalsium dalam tulang dan mengurangi ekskresi kalsium urin.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok