0 Poin
pubic hair

5 Risiko Kesehatan dari Mencukur Rambut Kemaluan

Hadirnya rambut di bagian organ intim bukan tanpa sebab. Rambut-rambut ini memiliki sejumlah manfaat bagi organ intim. Meski demikian, tidak sedikit orang yang memangkas habis rambut kemaluannya.

Padahal, ada beberapa risiko kesehatan yang terkait dengan menghilangkan rambut kemaluan Anda. Berikut diantaranya:

Cedera

Luka pada kemaluan sangat umum terjadi. Sebuah studi tahun 2017 melaporkan bahwa 25,6 persen pengantin pria mengalami cedera selama atau setelah pencabutan rambut kemaluan. Dalam studi tersebut, luka adalah cedera yang paling sering dilaporkan, serta luka seperti terbakar dan ruam juga sering dilaporkan. Dalam kasus yang sangat jarang, cedera ini membutuhkan perhatian medis.

Infeksi

Rambut kemaluan berfungsi sebagai pelindung dengan menjebak patogen yang bisa masuk ke tubuh Anda. Menghilangkan rambut kemaluan dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi umum  vaginitis atau infeksi jamur.

Menghilangkan rambut kemaluan juga dapat mengiritasi kulit Anda, yang menyebabkan infeksi kulit seperti selulitis dan folikulitis.

Bisulan

Dalam kasus yang jarang terjadi, menghilangkan rambut kemaluan dapat menyebabkan perkembangan bisul di area genital Anda. Bisul dapat timbul dari iritasi kulit dan infeksi, seperti selulitis dan folikulitis.

Bisul biasanya dimulai sebagai benjolan merah tepat di bawah permukaan kulit. Mereka mungkin dipenuhi dengan nanah.

Abses

Seperti bisul, abses cenderung berkembang dari iritasi yang disebabkan oleh metode penghilangan rambut tertentu, seperti mencukur atau waxing. Abses adalah infeksi yang dalam dan di bawah kulit yang menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan kemerahan.

Infeksi Menular Seksual

Mencukur rambut kemaluan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko IMS. Dalam sebuah penelitian tahun 2017, orang-orang yang melaporkan mencukur rambut kemaluan mereka lebih mungkin juga melaporkan memiliki IMS di beberapa titik dalam hidup mereka, dibandingkan dengan yang tidak mencukurnya.

Beberapa IMS yang telah dikaitkan dengan mencukur rambut kemaluan termasuk: herpes, HIV, human papillomavirus (HPV), dan sipilis.

(Foto: healthline)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok