0 Poin
workout

5 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh Secara Alami

Meningkatkan metabolisme adalah salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Tetapi seberapa cepat tubuh Anda membakar kalori tergantung pada beberapa hal.

Seperti pria yang cenderung membakar lebih banyak kalori daripada wanita, bahkan saat istirahat. Dan bagi kebanyakan orang, metabolisme melambat dengan stabil setelah usia 40 tahun. Meskipun Anda tidak dapat mengontrol usia, jenis kelamin, atau genetika Anda, ada beberapa cara lain untuk meningkatkan metabolisme Anda.

Membentuk otot

Tubuh Anda secara konstan membakar kalori, bahkan ketika Anda tidak melakukan apa pun. Tingkat metabolisme ini jauh lebih tinggi pada orang dengan lebih banyak otot.

Setelah sesi latihan angkat beban misalnya, otot-otot diaktifkan di seluruh tubuh Anda, meningkatkan rata-rata metabolisme harian Anda.

Tingkatkan Latihan Anda

Latihan intensitas tinggi memberikan peningkatan yang lebih besar, lebih lama dalam tingkat metabolisme istirahat daripada latihan intensitas rendah atau sedang. Untuk mendapatkan manfaatnya, cobalah kelas yang lebih intens di gym atau sertakan jogging singkat selama jalan-jalan biasa.

Jangan Lupa Minum Air

Tubuh Anda membutuhkan air untuk memproses kalori. Jika Anda mengalami dehidrasi ringan, metabolisme Anda mungkin melambat. Dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang minum delapan gelas atau lebih air sehari membakar lebih banyak kalori daripada mereka yang minum empat gelas.

Agar tetap terhidrasi, minumlah segelas air atau minuman tanpa pemanis lainnya sebelum makan dan atau ngemil. Saat ngemil, pilih buah-buahan atau sayuran segar daripada keripik.

Tambahkan Rasa Pedas

Makanan pedas mengandung bahan kimia alami yang dapat meningkatkan metabolisme Anda. Memasak makanan dengan satu sendok makan cabai merah atau cabai hijau dapat meningkatkan tingkat metabolisme Anda.

TIngkatkan dengan Protein

Sebagai bagian dari diet seimbang, mengganti beberapa karbohidrat dengan makanan berlemak dan kaya protein dapat meningkatkan metabolisme pada waktu makan. Sumber protein yang baik termasuk daging sapi tanpa lemak, kalkun, ikan, daging ayam, tahu, kacang-kacangan, telur, dan produk susu rendah lemak.

(Foto: Freepik / Cookie_Studio)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok