0 Poin
massa subur

4 Tanda Tubuh Anda Tengah Mengalami Ovulasi

Bagi Anda yang tengah menjalankan program kehamilan, mengetahui kapan Anda sedang berovulasi - saat ovarium melepaskan sel telur - dapat membantu Anda menentukan waktu yang tepat untuk hamil.

Ovulasi, yang biasanya terjadi di tengah siklus menstruasi hanya berlangsung 12 hingga 24 jam. Namun, sperma bisa hidup di dalam sistem reproduksi wanita selama lima hari. 

Inilah sebabnya mengapa tiga hingga lima hari sebelum atau pada hari ovulasi dianggap sebagai waktu subur Anda. Tapi, ovulasi bervariasi dari orang ke orang, jadi penting untuk melacak gejala tubuh Anda dari bulan ke bulan untuk lebih memahami kapan Anda berovulasi.

Berikut beberapa gejala ovulasi yang terjadi akibat peningkatan kadar hormon, khususnya estrogen.

Muncul Bercak

Beberapa orang mungkin mengalami bercak saat berovulasi. Tetapi penting untuk melacaknya dari bulan ke bulan karena bercak antar menstruasi juga bisa menjadi tanda kondisi kesehatan yang mendasari, seperti fibroid rahim, infeksi, atau stres.

Bercak selama ovulasi biasanya berlangsung satu hingga tiga hari. Jadi pastikan hal ini untuk tanda masa ovulasi.

Meningkatnya Libido

Beberapa mungkin mengalami peningkatan dorongan seks sebelum dan selama ovulasi. Peningkatan ini berkorelasi dengan lonjakan estrogen dan luteinizing hormone (LH) yang mengontrol siklus menstruasi dan memicu ovulasi.

Sebuah tinjauan tahun 2004 menemukan wanita mengalami peningkatan libido selama enam hari sekitar waktu LH mereka melonjak. Studi lain tahun 2004 menemukan bahwa seks 24% lebih sering selama enam hari menjelang ovulasi dibandingkan hari-hari lain selama siklus tersebut.

Nyeri Pada Payudara

Payudara dan puting Anda mungkin terasa lembut, sakit, bengkak, atau sensitif, kata Jessika Ralph, MD, MSCI, ginekolog dan asisten profesor di University of Minnesota Medical School. Ini terjadi saat tubuh seorang wanita memasuki masa ovulasi.

Perubahan Suhu Tubuh

Tepat sebelum ovarium Anda melepaskan sel telur, suhu tubuh Anda akan sedikit turun. Kemudian setelah ovulasi, suhu tubuh Anda akan naik sekitar setengah derajat. Oleh karena itu, melacak suhu tubuh Anda dari bulan ke bulan akan membantu Anda memprediksi dengan lebih baik kapan Anda sedang berovulasi.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok